Jumat 23 Agustus 2019, 15:56 WIB

Kemarau Panjang, Warga Diminta Untuk Bijak Dalam Menggunakan Air

Rifaldi Putra irianto | Megapolitan
Kemarau Panjang, Warga Diminta Untuk Bijak Dalam Menggunakan Air

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Warga mengisi air kedalam tong dengan menggunakan jeriken di Banjir Kanal Barat, Jakarta, kemarin.

 

KEPALA Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Iwan Ibrahim, menghimbau kepada warga Jakarta untuk bijak-bijak dalam menggunakan air.

Hal ini menyusul adanya peringatan ancaman bencana kekeringan di wilayah Banten dan DKI Jakarta. Dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Himbauan untuk masyarakat Hemat-hemat dalam penggunaan air, bijak-bijak dalam menggunakan air. Mengingat saat ini belum ada hujan di sebagian wilayah di Jakarta, " kata Iwan saat dihubungi, Jakarta, Jum'at, (23/8).

Ia jua menambahkan, pada musim kemarau potensi terjadinya kebakaran lebih besar, sehingga warga juga harus mengontrol aktifitas yang berkaitan dengan api atau barang-barang mudah terbakar.

"Biasanya kalau kekeringan potensi kebakaran itu pasti ada, bahkan akan lebih besar potensinya. Oleh karena itu hati-hati ketika beraktifitas misalnya seperti membuang putung rokok atau membakar sampah harus dikontrol, " imbuhnya.

Baca juga: Anies Minta Warga Jakarta Hemat Air Selama Musim Kemarau

Ia juga mengatakan, pada musim kemarau ini masyarakat dihimbau untuk menggunakan masker saat melakukan aktifitas diluar ruangan, sehingga terhindar dari penyakit.

"Kemudian dari segi penyakit, ada potensi untuk terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Masyarakat diharapkan kalau keluar ruangan menggunakan masker," jelasnya.

Kendati demikian, meskipun BMKG telah memberikan peringatan untuk sejumlah wilayah di Jakarta adanya ancaman bencana kekeringan, Iwan mengaku kondisi di Wilayah Ibu Kota masih dalam kondisi Baik.

"Alhamdulillah, sejauh ini masih dalam kondisi baik, semoga saja hujan segera turun di DKI, " ucapnya.

Sementara itu, ia meminta kepada masyarakat jika kemudian membutuhkan bantuan akibag dari bencana kekeringan, warga dapat langsung menghubungi layanan panggilan darurat Jakarta Siaga.

"Jika warga membutuhkan bantuan dampak dari kekeringan bisa segera menghubungi Jakarta Siaga 112 kita menyediakan kanal itu, silahkan menghubungi nanti akan di tindak lanjuti ke satuan perangkat daerah terkait, " pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More