Selasa 20 Agustus 2019, 19:25 WIB

Bojonegoro Menyapa Dunia lewat Thengul

Mediaindonesia.com | Nusantara
Bojonegoro Menyapa Dunia lewat Thengul

Ist
Tarian Thengul dari Bojonegoro

 

SEBAGIAN orang di dunia mungkin masih asing dengan nama Thengul. Namun, ketika gerakan patah-patah dan hentakannya sudah mulai terlihat, bisa membuat orang penasaran dan ingin mencari tahu apa itu Thengul.

Tari Thengul merupakan tarian tradisional yang terinspirasi dari Wayang Thengul asal Bojonegoro, Jawa Timur, salah satu kota yang dilalui Sungai Bengawan Solo.

Tarian ini biasanya dipentaskan oleh penari secara berkelompok dengan gerakan, ekspresi, dan kostum yang menyerupai Wayang Thengul.Tari ini merupakan tarian kreasi yang diciptakan para seniman, juga sebagai wujud apresiasi dan upaya mengangkat kembali kesenian yang hampir tenggelam seiring dengan perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kini tengah berupaya menggebrak dan menggencarkan kembali Thengul menjadi salah satu ikon daerah. Upaya tersebut membuahkan hasil yang membanggakan bagi masyarakat Bojonegoro, karena Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Thengul dan Kesenian Sandur sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.

Pemerintah bersama masyarakat Bojonegoro langsung tancap gas agar tercatat dalam rekor dunia Museum Untuk Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa dan penyelenggara pergelaran Tari Thengul dengan peserta terbanyak sejumlah 2.019 penari, yang terdiri atas pelajar sepenjuru Bojonegoro.

 

Baca juga:  Kemenkes Kesulitan Teliti Kayu Penyembuh Kanker

 

Tak tanggung-tanggung, Thengul juga menyapa dunia melalui ajangThengul International Folklore Festival (TIFF) 2019 Juli lalu, dengan mendatangkan delegasi kesenian asing dari 4 negara, yaitu Polandia, Bulgaria, Meksiko, dan Thailand.

Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun, Thengul Bojonegoro berangkat ke ibu kota untuk tampil dalam upacara kenegaraan di Istana Negara. Sebanyak 250 penari gabungan dari pelajar SLTP, SLTA dan mahasiswa di Bojonegoro menyapa hangat seluruh tamu undangan yang hadir di istana Negara baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, menyatakan rasa bangga serta mengapresiasi atas proses dan upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah bersama masyarakat Bojonegoro.

“Menghidupkan kembali kesenian yang hampir tertimbun ini tidaklah mudah, apalagi untuk dijadikan sebagai ikon atau identitas sebuah daerah. Dibutuhkan komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya dan kearifan lokal," ujar Anna dalam keterangannya di Bojonegoro, Selasa (20/8).

Menurut Bupati, semangat Bojonegoro yang produktif harus selaras dan sinergi dengan tujuan bersama NKRI, yaitu SDM unggul Indonesia maju. Semangat ini akan terus kami gencarkan untuk mempromosikan Bojonegoro ke penjuru dunia melalui kampanye Pinarak Bojonegoro. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More