Jumat 23 Agustus 2019, 06:15 WIB

Iwan Bule Ditantang Bersihkan PSSI

MI | Sepak Bola
Iwan Bule Ditantang Bersihkan PSSI

ANTARA
Kantor PSSI

 

DUKUNGAN kepada duet Mochamad Iriawan dan Cucu Sumantri untuk menjadi nakhoda Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus mengalir. Selain sambutan positif, ada harapan agar Iwan Bule--sapaan akrab Mochamad Iriawan--mampu membersihkan federasi sepak bola nasional itu dari dalam.

"Kemarin, match fixing (peng-aturan skor) terjadi dan tersangka banyak dari PSSI. Kami berharap Iwan bisa membersihkan PSSI dari dalam," tutur Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat Tommy Apriantono saat dihubungi Media Indonesia, kemarin.

Persolaan siapa yang akan mengisi kursi panas orang nomor satu di PSSI kini mulai menemui titik terang. Pasalnya, Komjen Polisi Mochamad Iriawan dan Mayjen TNI Cucu Sumantri telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai ketua dan wakil ketua umum organisasi tertinggi persepakbolaan di Indonesia itu.

Iwan Bule mengklaim dirinya didukung 50 pemegang suara (voters) PSSI untuk menjadi ketua umum periode 2020-2024. Artinya, Iwan Bule sudah mendapatkan 58% suara yang bisa menobatkan dirinya menjadi ketua umum.

Jumlah voters PSSI hasil dari kongres luar biasa (KLB) Juli lalu ialah 86, yang terdiri atas 34 asosiasi provinsi (asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, Asosiasi Futsal, dan Asosiasi Sepak Bola Wanita.

Tommy menambahkan, pembersihan dari luar akan melalui Tim Satgas Antimafia Bola.

"Kami ingin Iwan bisa meyakinkan masyarakat bahwa PSSI itu bersih," tambahnya.

Jika PSSI sudah bersih, Tommy yakin prestasi akan mengikuti. Ia juga berharap Iwan bisa melakukan pembinaan pemain muda secara merata di seluruh provinsi.

"Seharusnya PSSI itu bisa mendistribusikan liga usia muda," ujarnya.

Di sisi lain, Persita Tangerang yang memiliki hak suara dengan berkiprah di Liga 2 menyambut baik pencalonan Iwan Bule bersama Cucu Sumantri.

"Kami tentu menyambut baik Iwan Bule mencalonkan diri. Akan tetapi, kami masih belum bisa menentukan siapa yang akan kami pilih," tutur Manajer Persita Nyoman Sur-yanthara kepada Media Indonesia, kemarin.

"Yang pasti bukan kita dari 50 voters itu. Tentu kami tak mau terburu-buru," imbuhnya.

Intinya, Nyoman dan timnya menginginkan perombakan besar-besaran dalam tubuh PSSI. Siapa pun pemimpinnya kelak, ia berharap ada pembe-rantasan mafia bola yang selalu wara-wiri di dunia bal-balan Tanah Air.

"Tak cuma atasnya yang dirombak karena kami butuh orang-orang yang bersih dan profesional," ujarnya.

 

Panggil Bagus Kahfi

Dari Bogor, Jawa Barat, pelatih timnas senior Simon McMene-my, kemarin, memutuskan memanggil tiga pemain baru jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 menjamu Malaysia, 5 September mendatang.

Yang cukup mengejutkan, salah satu pemain yang dipanggil ialah striker timnas U-18 Indonesia yang baru saja berlaga di Piala AFF U-18, Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri. Adapun dua pemain lainnya ialah gelandang Arema FC Hanif Abdurrauf Sjahbandi serta bek Persebaya Ruben Sanadi.

McMenemy menyatakan Bagus Kahfi dipanggil sebagai apresiasi penampilan apik di ajang sepak bola ASEAN pekan lalu. Dua pemain lain dipanggil untuk menggantikan posisi palang pintu Arema FC Johan Ahmat Farizi yang cedera. (R-2)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More