Kamis 22 Agustus 2019, 20:55 WIB

6 Atlet Muda Indonesia Siap Berburu Medali di Italia

Micom | Olahraga
6 Atlet Muda Indonesia Siap Berburu Medali di Italia

DOK. PB FPTI
Para atlet panjat tebing berfoto bersama jelang berangkat ke Italia.

PENGURUS Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB PFTI) mengirimkan enam atlet muda ke kejuaraan IFSC Youth World Championships di Arco, Italia pada 22-31 Agustus. Diungkapkan Manajer tim nasional panjat tebing Indonesia Koentono Halim, meski mengirim atlet muda, pihaknya tetap membidik medali di kejuaraan tersebut.

Adapun keenam atlet yang diterjunkan terdiri dari empat putra dan dua putri. Mereka akan berlaga di nomor boulder dan speed untuk kategori yang berbeda-beda.

"Untuk kategori junior putra kami menurunkan tiga atlet yakni Kiromal Katibin, Seto, dan Adi Mulyono Rahmad. Sementara, satu atlet akan berlaga di kategori youth A putra yakni I Putu Iwan Putra," ujar Koentono di Jogjakarta, Kamis (22/8).

Dua atlet putri yang diturunkan yakni Amanda Narda Mutia dan Egalitaadliyah Baiquni. "Satu atlet akan berlaga di youth A putri yakni Amanda dan satunya di youth B putri yakni Egalitaadliyah Baiquni," kata dia.

Para atlet bertolak ke Italia pada Kamis (22/8) setelah melakoni pemusatan latihan di Jogjakarta. Pemusatan latihan sengaja digelar di Jogjakarta karena pemusatan latihan nasional atlet panjat tebing senior juga digelar di Kota Pendidikan ini.

Baca juga: Panjat Tebing Bidik Emas di Olimpiade

"Persiapan umayan bagus. Ada TC di Jogjakarta yang bergabung dengan pelatnas senior. Kami ajak mereka untuk jadi lawan latih tanding," terang dia.

Koentono mengungkapkan pada kejuaraan kali ini diharapkan para atlet mampu meraih medali khususnya di nomor speed.

"Karena ini kejuaraan dunia, kita berharap bisa bersuara di situ. Target di junior terutama bisa bersaing di speed. Di boulder meskipun ada peluang, tetapi ada peluang lebih banyak di speed. Karena bisa diukur dari waktu masing-masing peserta," terang dia.

Atlet yang berangkat merupakan atlet pilihan. Mereka diseleksi berdasarkan kemampuan dan peringkat nasional. Prestasi pada Asian Youth Championship 2018 juga menjadi pertimbangan.

"Kami juga memantau catatan waktu para atlet selama ini, terutama speed. Ada batasan waktu yang kami tetapkan. Semoga kami bisa memberikan hasil terbaik dan mereka bisa menjadi atlet yang berprestasi," kata dia. (RO/A-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More