Kamis 22 Agustus 2019, 20:07 WIB

Polisi Diminta Tegas Terhadap Pemotor di Trotoar

M. Iqbal Al Machmudi | Megapolitan
Polisi Diminta Tegas Terhadap Pemotor di Trotoar

MI/ Bary Fathahilah
Contoh pemotor tidak beretika dalam berlalu lintas

 

KOALISI Pejalan Kaki mengharapkan penegak hukum untuk memberikan sanksi tegas kepada pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan trotoar.

Pendiri Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus mengatakakan, pihak kepolisian seharusnya menilang pengemudi yang melintas di trotoar.

Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dinilai tidak tegas menindak pengemudi minim kesadaran berlalu lintas,

"Yang paling utama UU lalin yang perlu direvisi karena terlalu ringan hukumannya yang diterapkan ketika pengemudi mengokupansi pejalan kaki," kata Alfred saat dihubungi, Kamis (22/8).

Baca juga: Politikus Ini Tantang Anies Bikin Karya Seni Indah dan Murah

Untuk mengubah pola pikir publik, Alfred meminta peraturan lalu lintas dimasukkan dalam kurikulum sekolah, agar tertib berlalu lintas sudah tumbuh sejak dini.

"Seharusnya berlalu lintas yang dimasukan ke kurikulum sekolah. Kalau tidak orang akan sulit untuk tertanam di pikirannya bahwa mengokupansi pejalan kaki tidak dibenarkan," ujar Alfred.

Saat ini yang harus dilakukan untuk melindungi pejalan kaki ialah penegak memberikan ketegasan dan hukuman untuk menimbulkan efek jera.

"Saat ini edukasinya sosialisasi dan penegakkan hukum harus tegas. Kalau tidak masyarakat akan mencari celah hal ini tidak perlu di toleransi. Yang penting penegasan," jelasnya.

Terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, mengatakan saat ini pengemudi yang melintasi trotoar mendapatkan peringatan hanya teguran, teguran tertulis, dan peringatan.

"Pelanggaran tersebut masuk dalam Pasal 287 Ayat (1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas, itu termasuk pelanggaran rambu dan marka," kata Nasir. (OL-8)

Baca Juga

MI/Fransisco carolio Hutama Gani

Ada Ganjil-Genap, Jumlah Penumpang TransJakarta Naik 7%

👤Putri Anisa yuliani 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 21:11 WIB
Kenaikan jumlah penumpang terbesar terjadi pada Jumat (7/8) di mana ada 329.615 orang naik...
Ilustrasi

Viral Cerita Perempuan Korban Rudapaksa, Polisi Buru Pelaku

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 21:02 WIB
AF menyebut peristiwa tersebut terjadi pada 13 Agustus 2019. Selain merudapaksa, pelaku juga melakukan teror...
Antara

Penambahan 721 Kasus Covid-19 di Jakarta, Jakut Tertinggi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 20:09 WIB
Jumlah kasus terbanyak ada di Jakarta Utara sebanyak 189, di Jakarta Pusat mencapai 111 kasus, Jakarta Barat 34 kasus, Jakarta Selatan 56...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya