Kamis 22 Agustus 2019, 11:55 WIB

Soal Gaji DPRD, Rian Ernest Minta Taufik Buat KPI

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Soal Gaji DPRD, Rian Ernest Minta Taufik Buat KPI

MI/ROMMY PUJIANTO
Rian Ernest

 

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) menjawab tantangan Anggota Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik soal tidak mengambil gaji dan tunjangan sebagai anggota DPRD DKI.

Tantangan dari Taufik itu menanggapi sikap PSI yang menolak anggaran pengadaan pin emas yang mencapai Rp1,3 miliar.

"Mungkin maksudnya Bang Taufik, sebaiknya anggota dewan yang tidak jelas kerjanya, sering bolos paripurna, harusnya tidak digaji. Kalau seperti itu, PSI setuju," ujar Politikus PSI Rian Ernest saat dihubungi, Kamis (22/8).

Sebelumnya, Taufik mengatakan pengadaan pin emas tersebut sudah sesuai dengan aturan pemerintah pusat.

Sekretariat DPRD memang diharuskan melakukan pengadaan dua pin emas seberat 5 gram dan 7 gram untuk tiap anggota DPRD yang akan dilantik.

Baca juga: Ditantang M Taufik, PSI Singgung Soal Eks Terpidana Korupsi

Namun, Dewan Pimpinan Wilayah PSI DKI Jakarta menolak pin emas yang akan diberikan pada anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

Menurut PSI Jakarta, ada persoalan yang lebih substantif yang membutuhkan anggaran dibandingkan pemberian pin emas kepada para anggota legislatif.

PSI Jakarta mengusulkan kepada Sekretariat Dewan (Sekwan) untuk menggunakan pin yang terbuat dari kuningan khusus untuk delapan anggota terpilih dari PSI pada saat pelantikan nanti.

"Mungkin ke depannya, Bang Taufik sebagai Wakil Ketua DPRD bisa mengatur penggajian anggota dewan agar sesuai dengan key performance indikator (KPI) kinerja," tandas Ernest. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More