Kamis 22 Agustus 2019, 09:39 WIB

Fedor, Robot Manusia Milik Rusia Berangkat ke Angkasa Luar

Basuki Eka Purnama | Internasional
Fedor, Robot Manusia Milik Rusia Berangkat ke Angkasa Luar

AFP/Roscosmos space agency
Robot manusia milik Rusia, Fedor

 

RUSIA, Kamis (22/8), akan mengirimkan sebuah pesawat nirawak yang akan membawa robot manusia. Robot manusia itu akan menghabiskan 10 hari membantu para astronaut di Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

Diberi nama Fedor, Final Experimental Demonstration Object Research, dengan nomor identifikasi Skybot F850, robot itu merupakan yang pertama diterbangkan ke angkasa luar oleh Rusia.

Fedor dijadwalkan lepas landas dalam sebuah roket Soyuz pada pukul 6.38 waktu Rusia atau 10.38 WIB dari kosmodrom Baikonur di Kazakhstan dan merapat di ISS pada Sabtu (24/8).

Pesawat angkasa luar Soyuz biasanya dikendalikan oleh astronaut. Namun, untuk penerbangan pada Kamis (22/8), tidak ada manusia yang ada di dalam pesawat itu untuk menguji sistem penyelamatan daruratnya.

Sebagai pengganti kosmonaut, Fedor akan duduk di kursi yang telah disiapkan khusus untuk dirinya.

Baca juga: Ditolak Denmark, Trump Meradang

Robot berwarna perak itu memiliki tinggi 1 meter dan 80 centimenter dan memiliki berat 160 kilogram.

Fedor memiliki akun Instagram dan Twitter yang menggambarkan hal-hal baru yang dipelajarinya seperti membuka botol. Di ISS, dia akan melakukan uji coba melakukan pekerjaan biasa dalam kondisi tanpa gravitasi.

"Misalnya, memasang atau mencabut kabel listrik, menggunakan alat-alat standar seperti obeng, tang, atau alat pemadam kebakaran," ujar Direktur Program Prospektif dan Sains Badan Angkasa Luar Rusia Alexnader Bloshenko.

Fedor meniru gerakan manusia, kemampuan kunci yang akan membuat dia bisa membantu para astronaut atau orag di Bumi melakukan pekerjaaan sehari-hari.

Robot seperti Fedor diperkirakan akan digunakan untuk tugas-tugas berbahaya seperti spacewalk. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More