Kamis 22 Agustus 2019, 12:30 WIB

Diisukan ke AC Milan, Jovic Membantah

Patrick Pinaria | Sepak Bola
Diisukan ke AC Milan, Jovic Membantah

AFP/MIGUEL RIOPA
Luka Jovic (kiri)

 

KABAR mengejutkan datang dari Real Madrid. Los Blancos dikabarkan ingin melepas pemain anyar mereka Luka Jovic dengan status pinjaman pada bursa transfer musim panas 2019.

Kurang pengalaman menjadi alasan Madrid ingin melepas Jovic. Menurut laporan sejumlah media, pelatih El Real Zinedine Zidane belum puas dengan performa sang striker pada laga pramusim.

Sejumlah klub dikabarkan memanfaatkan situasi tersebut. Salah satunya adalah AC Milan. Mereka dikabarkan siap meminjam penyerang asal Serbia tersebut.

Tidak ingin spekulasi masa depannya semakin berkembang liar, Jovic langsung melontarkan bantahan. Ia merasa masih dipercayai Zidane sejauh ini. Jovic pun mengaku tertawa mendengar rumor mengenai masa depannya.

"Ia percaya pada saya dan pandangannya tidak berubah selama kami bermitra. Saya belajar darinya hari demi hari. Saya sangat senang bekerja sama dengannya. Sebab, ia salah satu yang terbaik di dunia sepak bola, entah itu sebagai pemain atau pun pelatih," ujar Jovic.

Baca juga: Diaz Perparah Krisis Cedera Real Madrid

"Saya siap melakukan yang terbaik dan memberikan semua yang saya bisa. Saya tidak berharap untuk segera dimainkan setiap pertandingan. Tetapi, saya akan mencapai tujuan saya dengan bekerja keras dan berdedikasi," lanjutnya.

"Mendengar rumor-rumor mengenai saya membuat saya tertawa. Media akan selalu membuat cerita seperti itu. Saya sudah terbiasa dengan semua rumor sejak memulai karier profesional. Saya sudah menerima keberadaan mereka. Hanya waktu yang akan membuktikannya," tutur Jovic.

Jovic diboyong Madrid dari Eintracht Frankfurt pada 4 Juni. Untuk mendapatkan striker berusia 21 tahun itu, Madrid dilaporkan harus mengeluarkan dana sebesar 60 juta euro (sekitar Rp947,9 miliar). (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More