Rabu 21 Agustus 2019, 22:37 WIB

Wirausahawan Muda Harus Konsisten dan Berani Berinovasi

mediaindonesia.com | Olahraga
Wirausahawan Muda Harus Konsisten dan Berani Berinovasi

Dok Salim/Kemenpora.go.id
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah membuka diklat Pemberdayaan Pemuda di Hotel Aryaduta Manado, Sulawesi Utara, Rabu (21/9).

DEPUTI Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah membuka Diklat Pemberdayaan Pemuda yang diselenggarakan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON) Kemenpora di Hotel Aryaduta Manado, Sulawesi Utara, Rabu (21/9).

Kegiatan yang mengambil tema Membangkitkan Kewirausahaan Pemuda untuk Memajukan Potensi Ekonomi Daerah ini diharapkan mampu mendorong dan menciptakan wirausahawan baru.

Didampingi Plt Kepala Pusat PP-PON Suprapto, Faisal mengatakan ada perubahan perilaku menikmati setiap informasi di era kini. "Salah satunya juga ada pada bagaimana wirausahawan harus memiliki sikap konsisten dan berani berinovasi untuk menciptakan produk yang bisa dan memiliki daya tarik untuk selanjutnya bisa memiliki nilai dijual kita bisa memulainya dengan cara mudah seperti dengan menggunakan perangkat media telepon seluler," ucapnya
 
Faisal menambahkan di era 4.0 peluang wirausaha sangat terbuka baik dari segi inovasi melalui penyerapan informasi dan promosi, dan tentunya peluang itu lebih diuntungkan lagi dengan tersedianya berbagai platform program media digital seperti media sosial (medsos) sebagai sarana untuk memperkenalkan prodak secara murah dan gratis.

"Harus explore diri dan yakin bahwa kita bisa membuat suatu produk, dan produk itu akan lebih mudah cepat dikenal dengan memanfaatkan media digital seperti medsos. Kita bisa memperkenalkan produk kita melalui medsos seperti Facebook, Instagram, Twitter, Youtube dan lainnya yang memiliki fungsi sama untuk bisa menjadi alat bagaimana kita menggunakan dan memanfaatkan sebaiknya untuk alat promosi," tutupnya.

Baca juga: Kemenpora akan Fasilitasi Jenjang Pendidikan Paskibraka 2019

Pada kegiatan ini peserta akan dibekali 9 bahan materi kegiatan yang disampaikan oleh para narasumber yang kompeten dibidangnya. Plt PP-PPON Suprapto mengatakan bahwa, kegiatan yang digelar ini merupakan momen bagus, di mana peringkat indeks kewirausahaan dunia Indonesia ada di peringkat 90 dan di Indonesia sendiri pertumbuhan indeks pertumbuhan kewirausahaan ada pada kisaran 3%, jauh di bawah rata-rata negara Asean yang sudah mencapai diangkat 4% seperti Malaysia, Brunei, Singapura, dan lainnya.

"Kita berharap banyak sekali akan lahir wirausaha muda terbaik sehingga akan memberi pengaruh pada kenaikan angka persentase dari yang sudah ada, paling tidak bisa mengejar ketertinggalan dari negara Asean, tentunya masih jauh jika harus mengejar Jepang yang sudah mencapai di angka 11% dan Amerika 12% indeks pertumbuhan kewirausahaannya, dan ketertinggalan ini merupakan bagian tanggungjawab bersama dan untuk itulah kita (PPPON) adakan kegiatan ini," kata Suprapto.

Turut hadir dalam pada kegiatan tersebut diantaranya Plt. Kepala Pusat PP-PON Suprapto berserta jajaran dan staf, Serta narasumber dari Kadispora Provinsi Sulawesi Utara Marlon Mersyil Sendoh, Direktur Akses Perbankan, Bekraf Yuke Sri Rahayu, Akademisi Universitas Samratulangi Mando Max Rembang, Kabid SDM dan Restrukturasi Usaha Dinas UKM Prov Sulut, Viktor AI Palar, Guru Besar Universitas Samratulangi Manado Winda M Mingkid, pengusaha Sambal Ikan Roa Fredriek I Lumante, Founder and Ceo Sanzzy Boom Riyan Adham Saputra Angka Wijaya. (RO/X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More