Kamis 22 Agustus 2019, 10:00 WIB

Pulau Nipa Jadi Pilot Project Pulau Terluar Berbasis Pertahanan

mediaindonesia.com | Kemhan
Pulau Nipa Jadi Pilot Project Pulau Terluar Berbasis Pertahanan

Istimewa/Kemenhan
Sekjen Kemenhan Laksdya TNI Agus Setiadji, SAP, MA, melakukan kunjungan ke Pulau Nipa di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/8).

Dalam kunjungan ke pulau terluar Indonesiayang berada di perbatasan dengan Singapura tersebut, Sekjen Kemenhan berkesempatan melihat dan meninjau secara langsung kemajuan proyek pembangunan Nipa Tank Storage Terminal. Proyek ini merupakan program prioritas pemerintah guna menjadikan Pulau Nipa sebagai wilayah ekonomi berbasis pertahanan.
 
Sekjen Kemenhan mengatakan bahwa pembangunan di Pulau Nipa akan menjadi menjadi proyek percontohan atau pilot project bagi kegiatan–kegiatan pembangunan ekononomi berbasis pertahanan di pulau-pulau terluar lainnya.

Mengembangkan ekonomi berbasis pertahanan artinya ekonomi di perbatasan di wilayah tertentu terjaga dengan baik dan menghasilkan devisa negara sekaligus dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain dilakukan pengembangan sektor ekonomi yang akan menjadi salah satu sumber ekonomi di wilayah barat, di Pulau Nipa juga akan dilakukan pengembangan sarana dan prasarana untuk kepentingan pertahanan negara.

Menurut Sekjen Kemenhan, pembangunan Pulau Nipa saat ini sudah banyak mengalami banyak kemajuan dan diharapkan kedepan lebih maju lagi.
Dengan adanya 14 hektare untuk kepentingan sektor pertahanan dan 19 hektare untuk kegiatan ekonomi, Pulau Nipa akan menjadi pulau terdepan yang bisa menghasilkan manfaat keekonomian dan menghasilkan devisa untuk negara.

“Pembangunan fasilitas Tank Storage nantinya tidak hanya dipakai untuk kepentingan dalam negeri tapi juga bisa dimanfaatkan oleh negara-negara lain untuk kegiatan keekonomian”, ungkap Sekjen Kemenhan.

Sekjen Kemenhan menegaskan bahwa pengembangan ekonomi berbasis pertahanan akan menjadi dasar kedepan untuk menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia berdaulat bahkan sampai pulau – pulau terdepan.

Turut pula dalam kunjungan ini, staf ahli Menhan Bidang Keamanan Mayjen TNI Sunaryo, Kapus BMN Baranahan Kemhan Brigjen TNI Marramat S.IP., M.Tr (Han), Kapuslaik Baranahan Kemhan Laksma TNI Teguh Sugiono, Kakanwil Kemhan Prov. Kepulauan Riau Laksma TNI Sulistyawan, Danlantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah, SE, MAP, dan Dalanal Batam Kol. Laut Alam. (OL-09)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More