Rabu 21 Agustus 2019, 12:29 WIB

Investor Harap-Harap Cemas Hasil RDG BI, IHSG Diramal Melemah

Atalya Puspa | Ekonomi
Investor Harap-Harap Cemas Hasil RDG BI, IHSG Diramal Melemah

ANTARA/Reno Esnir
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 4,92 poin atau 0,08% ke level 6.290,81 pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (21/8).

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG masih melanjutkan pelemahannya bergerak ke level 6,259.81.

Analis dari Artha Sekuritas Dennies Christoper menyatakan, pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi melemah. Pasalnya, investor masih harap-harap cemas menunggu hasil RDG BI yang sedang berlangsung hingga esok.

"Secara teknikal pergerakan candlestick menguji resistance moving average dan indikator stochastic bergerak mulai terbatas disekitar area resistance. Investor diperkirakan masih akan wait and see menunggu statement Bank Indonesia mengenai suku bunga," kata Dennies dalam riset hariannya, Rabu (21/8).

Baca juga: PGN Raup Rp25,4 T di Semester I 2019

Selain itu, minimnya sentimen positif dari luar negeri juga menyebabkan IHSG tidak terdorong ke zona hijau.

Gedung Putih dijadwalkan memberikan pidato mengenai apakah ekonomi AS sudah masuk ke dalam resesi. Hal ini memberikan sentimen negatif bagi para investor yang selama 3 hari berturut-turut sebelumnya telah lega dari ancaman resesi.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak di level IHSG diprediksi bergerak di level Resistance 6,336-6,316 dan Support 6,278-6,260. (OL-2)

Baca Juga

Ist/kementan

Masuk New Normal, Mentan Pastikan Bahan Pokok Aman dan Terkendali

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 20:43 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan bahwa 11 bahan pokok nasional masih dalam kondisi aman dan...
ist/Kementan

Inilah Skema Kementan dalam Menghadapi Krisis Pangan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 20:11 WIB
Dkema yang dimaksud adalah melaksanakan gerakan percepatan tanam serentak, kemudian melakukan penyediaan sarana produksi,...
Dok. Alsun Suksesindo

New Normal, Produsen Baja Ringan Optimistis Rebound dalam 6 Bulan

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 04 Juni 2020, 20:05 WIB
Produsen baja ringan PT. Alsun Suksesindo optimistis penerapan new normal akan membuat bisnis baja ringan rebound dalam kurun waktu 6 bulan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya