Rabu 21 Agustus 2019, 12:18 WIB

Tim Teknis Kasus Novel Baswedan Optimistis Ungkap Dalam 3 Bulan

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Tim Teknis Kasus Novel Baswedan Optimistis Ungkap Dalam 3 Bulan

Antara/Reno Esnir
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

 

TIM teknis kasus Novel Baswedan tetap optimistis dapat mengungkap kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dalam waktu tiga bulan sesuai yang diperintahkan Presiden Joko Widodo.

"Kami tim teknis dari Kepolisian tetap selalu optimis dari target yang diberikan Pak Presiden," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, Rabu (21/8).

Saat ini pihak tim teknis terus melakukan pengumpulan data dan alat bukti terbaru yang bisa mengungkap pelaku penyiraman air keras tersebut.

"Hingga saat ini Tim Teknis masih melakukan pendalaman semua bukti-bukti dan saksi-saksi yang ada," ujar Dedi.

Dedi mengatakan belum ada temuan baru yang belum dapat diungkapkan ke media maupun publik karena untuk perkembangan alat bukti.

Namun Dedi akan segera memberitahu kepada masyarakat jika sudah mendapatkan temuan baru yang dapat diketahui oleh masyarakat luas.

"Kalau sudah ada info pasti saya akan sampaikan. Kita semua sama-sama nunggu," ujar Dedi.

Sayangnya, Dedi tidak merinci sejauh mana tim teknis melakukan pemeriksaaan perkembangan. Diketahui, hingga saat ini tim teknis kasus Novel Baswedan sudah berjalan 20 hari lamanya sejak mulai 1 Agustus 2019.

Selain itu, tim teknis mengaku siap menuntaskan kasus itu dalam tiga bulan. Batas waktu pengungkapan hingga 31 Oktober 2019. Walau masa kerja Tim Teknis hingga 6 bulan lamanya.

Permintaan percepatan pengungkapan kasus Novel sendiri langsung ditekan oleh Presiden Joko Widodo. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More