Rabu 21 Agustus 2019, 08:30 WIB

Ginting Hadapi Praneeth di 16 Besar Kejuaraan Dunia

Antara | Olahraga
Ginting Hadapi Praneeth di 16 Besar Kejuaraan Dunia

ANTARA/Hafidz Mubarak
Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting

TUNGGAL putra Indonesia yang menempati unggulan keenam Anthony Sinisuka Ginting maju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF dan akan menghadapi wakil India Sai Praneeth.    

Ginting membukukan kemenangan dua gim 21-11 dan 21-19 atas Toby Penty dari Inggris pada putaran kedua yang digelar di St Jakobshalle Basel, Swiss, Selasa (20/8) malam, untuk selanjutnya bertemu unggulan 16 asal India tersebut.    

Praneeth maju ke putaran ketiga berkat kemenangan 21-16 dan 21-15 atas Lee Dong Keun dari Korea Selatan.        

Ginting meraih kemenangan mudah pada gim pertama namun mendapat perlawanan cukup sengit dari lawannya pada gim kedua. Penty beberapa kali nyaris menyamakan kedudukan pada 6-7, 14-15 dan 19-20 sebelum Ginting menutup pertandingan dengan kemenangan.    

Baca juga: Kalahkan Duet Inggris, Berry/Hardiyanto Melaju di Kejuaraan Dunia

Pemain peringkat delapan itu mengaku pada pertandingan sebelumnya ia merasa kurang enak pada pergerakan kakinya, namun kali ini ia merasa nyaman.  

"Hari ini, puji Tuhan, enak mainnya dari set pertama," katanya.    

Namun, kondisi lapangan yang berangin membuat posisinya diuntungkan saat gim pertama namun sebaliknya pada gim kedua.        

"Set pertama saya kalah angin jadi dia banyak melakukan kesalahan sendiri, banyak pukulannya yang out ke belakang. Set kedua kebalikannya, saya jadi mikir mau main seperti set pertama jadi agak dikurangin tenaganya," paparnya.   

Akibatnya, lanjut Ginting, banyak pukulannya yang tanggung dimanfaatkan pemain Inggris yang berpostur tinggi tersebut untuk melakukan smes atau permainan net.    

"Ada beberapa bola yang tanggung sehingga dia banyak ambil poin dari smes dan pegang di depan. Soalnya di set pertama dia kurang dapat mainnya," tambahnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More