Selasa 20 Agustus 2019, 14:41 WIB

NasDem Minta Pemprov Sulteng Siapkan Antisipasi Dampak Kemarau

M. Taufan SP Bustan | Nusantara
NasDem Minta Pemprov Sulteng Siapkan Antisipasi Dampak Kemarau

MI/Taufan SP Bustan
Ketua DPW Partai NasDem Ahmad H M Ali

 

KETUA Fraksi NasDem DPR RI Ahmad M Ali meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), menyiapkan skenario untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang yang telah terjadi sejak Mei dan puncaknya pada Oktober 2019.

Menurut Ahmad, antisipasi kemarau jangan hanya dilakukan di lahan-lahan pertanian, namun juga pada titik pengungsian hunian sementara maupun hunian tetap di Palu, Sigi, dan Donggala.

"Potensi kemarau yang diprediksi BMKG yang sudah berlangsung dari Mei hingga Oktober nanti, harus ada kalkulasi khusus yang dilakukan pemerintah. Sehingga bisa mengantisipasi kekeringan dan kebutuhan air untuk konsumsi warga," terang Ahmad kepada Media Indonesia melalui sambungan telepon dari Palu, Selasa (20/8).

Bendahara Umum DPP NasDem itu menyebutkan, potensi kekeringan yang besar, utamanya bagi penyintas di Palu, Sigi, dan Donggala akan menambah beban jika tidak ada skenario untuk mengantisipasi.

"Pemerintah daerah harus memiliki alternatif distribusi air dan skenario pemenuhan kebutuhan air menghadapi masa kekeringan. Saya berharap ini betul-betul diperhatikan,” ujar Ahmad.

Ahmad mengatakan, potensi kekeringan kali ini akan berdampak pada penurunan daya beli petani bila tidak ada pengelolaan alternatif sumber-sumber air.

Ia mengkhawatirkan, kemarau yang panjang ini akan berpotensi masalah baru bahkan bisa menjadi bencana baru bila tidak ada skenario khusus dari pemerintah daerah mengantisipasi.

"Pemerintah daerah harus duduk bersama memikirkan ini. Mencari solusi mengatasi kekeringan, dan memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga pengungsi," pungkas Ahmad. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More