Selasa 20 Agustus 2019, 07:45 WIB

Polda Sulsel Kirim Bantuan 200 Personel Brimob ke Papua Barat

Lina Herlina | Nusantara
Polda Sulsel Kirim Bantuan 200 Personel Brimob ke Papua Barat

MI/Lina Herlina
Apel pengecekan personel Brimob Polda Sulsel yang akan berangkat ke Sorong, Papua.

 

SATUAN Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan memberangkatkan 200 personel di bawah badan kendali operasi (BKO) ke Polda Papua Barat, Selasa (20/8) pukul 00.40 Wita.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Dicky Sondani, 200 personel yang diberangkatkan tersebut dipimpin Komandan Batalyon Satuan Tugas AKBP Darminto.

Mereka diberangkatkan dalam rangka Rencana Kontigensi Aman Nusa 1 2019, tentang menghadapi kontigensi konflik sosial.

"Adapun 200 personel yang BKO tersebut, terdiri dari 100 personel Batalyon A, 50 prosenel Batalyon B, dan 50 personel Batalyon C, semuanya dari Satuan Brimob Polda Sulsel," sebut Dicky.

Sebelum berangkat, semua personel menggelar apel pengecekan dipimpin Karo Ops Polda Sulsel Kombes Stephen M Napiun.

Stephen menyampaikan bahwa tugas menunggu dan meminta semua personel tetap dalam satu komando Brimob Nusantara.

Baca juga: Asrama Papua di Makassar Dijaga Ketat Ratusan Aparat

"Perhatikan faktor keamanan dan keselamatan serta pergerakan pasukan. Selalu berdoa memohon perlindungan kepada Allah. Saya yakin rekan-rekan mampu melaksanakan tugas yang dibebankan kepada kita dengan segudang pengalamana di berbagai konflik," pesan Stephen.

Ia juga mengingatkan, motto 'Sekali melangkah pantang menyerah. Sekali tampil harus berhasil dan jiwa ragaku demi kemanusiaan'.

Rencananya, personel Brimob Polda Sulsel yang dikirim tersebut akan bertugas mengamankan Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat.

Meski demikian, Stephen belum tahu, sampai kapan personel Brimob yang dikirim tersebut akan kembali lagi ke Sulsel.

"Semua tergantung komdisi di sana, semoga lebih cepat," pungkasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More