Senin 19 Agustus 2019, 23:05 WIB

Asrama Papua di Makassar Dijaga Ketat Ratusan Aparat

Antara | Nusantara
Asrama Papua di Makassar Dijaga Ketat Ratusan Aparat

ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Aksi solidaritas untuk Papua.

 

RATUSAN personel polisi masih melakukan penjagaan ketat di asrama Papua Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (19/8) malam.   

Polisi terlihat mengenakan pakaian lengkap dilengkapi senjata laras panjang dan mobil taktis Baracuda disiapkan guna mencegah adanya aksi susulan pascapenyerangan di asrama Papua hingga berujung bentrok petang tadi akibat kesalahpahaman.

Asrama Papua di Jalan Lanto Daeng Pasewang juga terlihat kaca depan hancur akibat serangan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut yang sengaja memperkeruh suasana hingga terjadi kericuhan.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi sudah kondusif meski jalan tersebut ditutup pihak kepolisian untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Warga sudah berangsur-angsur meninggalkan lokasi, kendati masih ada beberapa yang bertahan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, di lokasi kejadian mengatakan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin menegaskan akan melakukan perbaikan akibat kerusakan yang dialami asrama Papua tersebut.

Sementara untuk pengamanan di lokasi kejadian, pihaknya tetap menyiagakan pasukan untuk berjaga-jaga termasuk personel dari Polrestabes Makassar di-backup Polda Sulsel.


Baca juga: Polisi Indentifikasi Akun Provokatif Kericuhan di Manokwari


"Sudah ditekan gubernur dan Kapolda besok dilakukan perbaikan di asrama Papua yang ada di sini, sudah dijamin. Kemudian seluruh tempat asrama Papua di Kota Makassar akan kita amankan, kami jamin bahwa mereka aman," tegasnya.    

Saat ditanya apakah ada korban pascakejadian, kata Dicky, sejauh ini tidak ada korban. Meski demikian ambulans disiapkan untuk mengantisipasi apabila ada hal yang dianggap penting. Terkait dengan penyebab kejadian, dia mengatakan hanya kesalahpahaman.    

"Ini hanya kesalahpahaman saja. Ada sekelompok orang datang menyampaikan situasi Makassar aman, setelah dari dalam ada sesuatu kurang pas buat mereka sehingga terjadi demikian. Tapi situasi saat ini kodisi sudah aman," beber Dicky.

Mengenai dengan pengamanan di lokasi kejadian, pihaknya telah menempatkan pasukan dan membuat tenda untuk berjaga-jaga mengantisipasi adanya kericuhan yang memperkeruh suasana.

"Pengamanan malam disiagakan, TNI dan Polri. Personel Polrestabes Makassar juga ditempatkan beberapa pasukan. Tenda posko dibuat. Saat ini. Kita lihat situasi, kami jamin Sulsel aman," ujarnya.  

Dia kembali menegaskan pengamanan dilakukan termasuk menjaga asrama dan rumah kos orang Papua yang ada di Makassar. Dicky menekankan kejadian ini hanya kesalahpahaman yang terjadi, tidak ada unsur lain, meskipun di Papua tadi terjadi aksi massa.

Berdasarkan pantauan pasukan Brimob Polda Sulsel juga melakukan evakuasi 53 orang mahasiswa Papua di Jalan Rappocini, Lorong 8, Kecamatan Rappocini, untuk dibawa ke Asrama Cenderawasih, Papua, yang merupakan Induk asrama Papua di Makassar untuk disatukan dengan mahasiswa Papua lainnya demi keamanan. (OL-1)

 

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Pengumuman Kelulusan dan Kenaikan Kelas di Sumenep Lewat WhatsApp

👤Mohammad Ghozi 🕔Senin 01 Juni 2020, 16:26 WIB
"Karena berada pada masa belajar di rumah, pengumuman kelulusan SD dan SMP akan disampaikan melalui pesan berantai maupun grup...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sidoarjo akan Gunakan Mal Pelayanan Publik untuk Tempat Isolasi

👤Heri Susetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB
"Kita akan gunakan lantai atas MPP untuk tempat isolasi dan perawatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf...
Ilustrasi

Pelaku Penyerangan Polsek, Diduga Simpatisan ISIS

👤Yona Hukmana 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:55 WIB
Pelaku penyerangan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/6), yang menewaskan satu anggota polisi itu, diduga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya