Senin 19 Agustus 2019, 21:10 WIB

UNS Rintis Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Pacitan

Ferdinand | Humaniora
UNS Rintis Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Pacitan

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Pembangkit listrik tenaga surya.

 

UNIVERSITAS Sebelas Maret Surakarta (UNS) merintis model pemenuhan energi listrik mandiri berbasis pembangkit listrik tenaga surya di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Rintisan bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang merupakan tindak lanjut dari kegiatan Kuliah Karja Nyata (KKN) tematik integratif 2019 itu diharapkan dapat terwujud dalam waktu dekat.

"Kami sudah menyampaikan rencana ini ke pemerintah desa dan nanti akan dibahas secara lebih mendalam setelah KKN usai," Kepala Bidang Manajemen dan Informasi Unit Pelaksana KKN, Bowo Winarno, di sela-sela acara penarikan mahasiswa KKN di Desa Goranggareng, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (19/8).


Baca juga: Pemerintah Siap Distribusi 2,61 Juta Hektare Lahan Hutan


Menurut Bowo, jika nanti bisa direalisasikan energi listrik yang dihasilkan bisa untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga. Apalagi wilayah Desa Watukurung dengan topografi berbukit menyimpan potensi suplai sinar matahari yang sangat memadai.

Saat ini, lanjut dia, yang masih memerlukan kajian lebih jauh ialah mengenai sistem penyimpanan energi listrik yang dihasilkan. Ada dua pilihan, yaitu disimpan menggunakan aki atau disimpan di PLN.

"Kalau disimpan menggunakan aki biayanya mahal. Investasi awal sekitar Rp20 juta per unit," katanya.

Maka yang paling memungkinkan adalah disimpan di PLN. Menurut Bowo, secara normatif hal itu bisa dilakukan.

"Nanti kami akan bicarakan ini dengan PLN," katanya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More