Senin 19 Agustus 2019, 12:00 WIB

Karhutla Meningkat, Satgas Kekeringan Babel Siaga

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Karhutla Meningkat, Satgas Kekeringan Babel Siaga

MI/Rendy Ferdiansyah
Satgas Kekeringan Babel

 

SATUAN tugas (Satgas) Kekeringan Provinsi Bangka Belitung (Babel) menyiagakan satu mobil kebakaran (Damkar) dan enam mobil tangki air untuk mengantisipasi meningkatkan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa mengatakan, dalam rangka mengantisipasi dan mengatasi karhutla akibat dari kekeringan yang terjadi saat ini, ada tujuh mobil tangki air yang disiagakan.

"Kita siap siagakan tujuh mobil yakni damkar satu unit dan enam unit mobil tangki air,"kata Mikron.

Ia mengaku volume karhutla di Babel terus meningkat dari sebelumnya per hari hanya 2-4 kejadian, tapi kini menjadi 10 kejadian dalam sehari.

"Atas kondisi itulah, Satgas Kekeringan mengambil langkah  cepat dengan menggelar Apel Siaga di Internal Pemprov Babel yang melibatkan PMI dan Kwarda Pramuka," ujarnya.

Baca juga: Jika Kemarau Sampai 4 Bulan, Babel akan Alami Krisis Air

Mikron menambahkan, selain siaga enam mobil tangki dan satu unit damkar yang telah berisi air, juga disiagakan tenaga lapangan terdiri dari BPBD, Dinsos (Tagana), PMI, dan Kwarda Pramuka Babel.

"Para petugas siaga Satgas Kekeringan Pemprov ini, kita disiagakan 24 jam di Pos Satgas yang berada di Kantor BPBD Babel. Para petugas lapangan ini harus siap turun lapangan untuk mengantisipasi peristiwa kebakaran agar tidak meluas," ungkap dia.

Ia menambahkan saat ini terdeteksi satelit ada 16 titik panas atau hotspot tersebar di Bangka dua titik, Bangka Barat tiga titik, Bangka Selatan tiga titik, Bangka Tengah lima titik, Belitung satu titik dan Belitung Timur tiga titik.

"Satgas Kekeringan ini terdiri dari BPBD, Dinsos, Setda Babel, PMI dan Kwarda Pramuka Babel,"ucap dia.

Sementara, Wagub Babel Abdul Fatah yang juga ketua PMI Babel mengatakan,

PMI siap berkontribusi mendukung dalam menangatasi kekeringan yang terjadi.

"Kontribusi nyata kami yaitu dengan mengirimkan satu mobil tangki yang selalu berisi dan tenaga tujuh relawan yang bergabung dalam Satgas Kekeringan," kata Abdul Fatah.

Ketua Kwarda Pramuka Babel, Melati Erzaldi secara tegas juga mengatakan pihak telah mengirimkan bantuan untuk bergabung dalam Satgas Kekeringan Pemprov, berupa satu unit mobil tangki air dan 5 anggota Pramuka.(OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More