Senin 19 Agustus 2019, 06:43 WIB

Khofifah Jenguk Polisi Korban Penyerangan

Syaikhul Hadi | Nusantara
Khofifah Jenguk Polisi Korban Penyerangan

Medcom/Syaikhul Hadi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menjenguk polisi korban penyerangan terduga teroris.

 

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi korban penyerangan terduga teroris di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim Surabaya.

Aiptu Agus Sumartono dan Briptu Hendrik tiba-tiba diserang IM, 31, asal Sumenep, Jawa Timur saat pelaku membuat laporan polisi di Mapolsek Wonokromo, Surabaya.

Khofifah datang sekitar pukul 16.30 WIB didampingi pejabat Pemprov Jawa Timur. Menurut Khofifah, ada semangat dan motivasi dalam diri korban.

"Secara intrinsik ada kekuatan dan ketahanan fisik yang sangat bagus. Harapannya ada semangt bagi korban terutama keluarga, baik istri dan anak-anaknya agar tetap bisa pulih kembali," tutur Khofifah usai kunjungan, Minggu (18/8).

Baca juga: Istri dan Anak Penyerang Anggota Polsek Wonokromo Dijemput Polisi

Kondisi korban saat ini sudah membaik  Bahkan korban sempat bercerita singkat ke Khofifah terkait insiden penyerangan kemarin.

"Aiptu Agus tadi menyampaikan bahwa pelaku pertama datang dan melaporkan soal lalu lintas. Setelah itu, ada gerakan cepat dari pelaku saat mengambil Sajam," jelasnya.

Korban sempat menangkis saat penyerangan berlangsung. Namun, ada pelajaran penting yang disampaikan Khofifah mengingat kejadian tersebut kerap terjadi di Surabaya.

"Jangan melihat ini sebagai apa, pelakunya siapa, jumlahnya dan korbannya siapa. Tapi, hal-hal yang mengindikasikan terjadinya sebuah ancaman dan ketidaktentraman. Tetap harus dalam kewaspadaan bersama," tegasnya.

Dia mengajak seluruh warga Jawa Timur saling menjaga. Pemprov Jatim juga meminta untuk kabupaten/kota agar memperbanyak CCTV di tempat-tempat publik. Terutama untuk membantu menangani hal di luar dugaan. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More