Minggu 18 Agustus 2019, 22:17 WIB

Menumbuhkan Nasionalisme Anak Lewat Musik

Dhika kusuma winata | Hiburan
Menumbuhkan Nasionalisme Anak Lewat Musik

MI/Pius Erlangga
Anak-anak siswa sekolah musik Purwacaraka, menggelar konser bertajuk Mentari Negeriku

 

PURWACARAKA Music Studio menggelar konser anak bertajuk Mentari Negeriku di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Minggu (18/8). Konser musik dalam rangka perayaan HUT ke-74 RI itu menampilkan anak-anak berusia 6-18 tahun siswa sekolah musik Purwacaraka. Lagu-lagu yang dipersembahkan bertema nasionalisme.

Konseptor konser Mentari Negeriku, Yuanita Meilia, mengatakan seni musik bisa menjadi sarana efektif menanamkan nasionalisme kepada anak-anak. Musik bisa merangsang keingintahuan anak dan mereka berkolaborasi bersama.

"Saat ini lagu anak-anak sudah mulai berkurang dan banyak yang tidak menyanyikan lagu sesuai dengan usianya. Apalagi di era modernisasi dan globalisasi yang terjadi saat ini anak-anak Indonesia juga mulai kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia," kata Yuanita yang juga bekerja sebagai penulis lagu dan aktivis.

Baca juga: Jagat Sinema Bumi Langit Luncurkan 7 Film Superhero Nasional

Sebanyak delapan lagu dibawakan. Ada empat lagu bertajuk nasionalisme ciptaan Yuanita Meilia yang ditampilkan yakni Anak Indonesia, Alam Indonesia, Kita Satu Indonesia, dan Mentari Negeriku. Lagu permainan anak seperti Cublak-cublak Suweng dan Ular Naga Panjang juga turut dibawakan. Satu lagu daerah turut dibawakan yakni Apuse. Adapun lagu nasional yang dibawakan sebagai penutup ialah Tanah Airku.

Musikus sekaligus pendiri Purwacaraka Music Studio, Purwacaraka, dalam kesempatan yang sama mengatakan anak-anak Indonesia perlu terus ditanamkan rasa cinta Tanah Air sejak dini. Anak-anak juga perlu diberi ruang untuk mengekspresikan rasa kecintaan terhadap bangsa baik itu melalui musik maupun jalur budaya lainnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More