Minggu 18 Agustus 2019, 18:06 WIB

JK: Dengan Adanya GBHN, Capres tak Perlu Buat Program Kerja

Dero Iqbal Mahendra | Politik dan Hukum
JK: Dengan Adanya GBHN, Capres tak Perlu Buat Program Kerja

MI/SUSANTO
Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

 

WAKIL Presiden, Jusuf Kalla, mengungkapkan wacana melakukan amendemen kembali UUD 45 untuk mengaktifkan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) akan berdampak kepada calon presiden yang tidak memiliki program kerja.

Menurut Kalla, secara pemahaman, GBHN memang baik sebagai acuan, namun pada saat yang sama telah berubah menjadi RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) yang merupakan janji kampanye dari Presiden.

Baca juga: Ketua MPR: Konstitusi Harus Ikuti Perkembangan Zaman

"Nah, kalau ada GBHN, berati calon presiden itu tidak lagi boleh membuat suatu program, tidak boleh keluar dari GBHN seperti dahulu tetapi justru melaksanakan GBHN," tutur Kalla, Minggu (18/8).

Kalla meyakini, untuk persoalan tersebut tentu nantinya akan dibahas oleh MPR. Meski demikian, Kalla menilai bahwa perubahan konstitusi bukan suatu hal yang tabu untuk dilakukan. Sebab, sejumlah negara pun mengubah konstitusinya untuk menyesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada.

"Itu dinamis sesuai dengan kondisi yang ada. Oleh sebab itu living constitution (konstitusi yang hidup), ke depan pun bisa berubah, selama dasar dan tujuannya tidak berubah," pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Hakim: Heru Hidayat Gunakan Uang Jiwasraya Untuk Judi di Kasino

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 05:28 WIB
Terdakwa menggunakan hasil korupsi untuk foya-foya dengan perjudian sedangkan nasabah asuransi Jiwasraya yang jumlahnya sangat banyak tidak...
Kemenkeu/KPK/Tim Riset MI-NRC

Perbaiki Sistem Penganggaran

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 04:48 WIB
Pencairan dana daerah yang lamban akan memunculkan lagi calo anggaran dan tidak menutup kemungkinan melibatkan...
ANTARA/Galih Pradipta

Benny Tjokro dan Heru Dibui Seumur Hidup

👤Dhk/P-2 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 04:38 WIB
Hakim menyatakan Benny Tjokro dan Heru menyuap dan memberi gratifikasi terkait dengan investasi saham dan reksa dana Jiwasraya periode...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya