Minggu 18 Agustus 2019, 14:32 WIB

Ini Cara BNI Rayakan Kemerdekaan, Kenali Sejarah Secara Kekinian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Ini Cara BNI Rayakan Kemerdekaan, Kenali Sejarah Secara Kekinian

DOK BNI
Kenali Sejarah dengan Cara Kekinian

 

Seiring dengan berjalannya waktu, semangat generasi muda untuk mengenang dan turut merasakan pengorbanan para pahlawan yang telah menegakkan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) perlu terus digelorakan. Caranya bisa beragam. Termasuk yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).

Bekerja sama dengan sebuah Wadah Sosial bernama KEJAR atau Kenali Sejarahmu, Kenali Mimpimu, BNI melaksanakan misi memperkenalkan dan mengingatkan kembali sejarah panjang NKRI kepada anak-anak.

Salah satu rangkaian aktivitas KEJAR atau Kenali Sejarahmu, Kenali Mimpimu ini dilaksanakan di Terowongan Dukuh Atas, dekat dengan tiga fasilitas transportasi massal terkini yaitu Stasiun Mass Rapid Transportation (MRT) Dukuh Atas BNI, Stasiun Kereta Bandara BNI City, dan Stasiun Commuter Line Sudirman, Jakarta, Minggu (18 Agustus 2019).

Tema Sarana transportasi berbasis rel ini jugalah yang diangkat KEJAR sebagai penggugah ingatan anak-anak sekolah dasar yang hadir pada acara itu untuk mengingat sejarah bangsa. Di mana sejarah perkeretaapian nasional merupakan bagian dari sejarah perjuangan meraih dan mengisi kemerdekaan.

“Indonesia dapat memiliki MRT saat ini karena tidak terlepas dari sejarah panjang perkeretapian nasional. Melalui beragam instalasi seni bertema kereta kali ini, anak-anak diajak untuk termotivasi bahwa tidak ada yang mustahil untuk dicapai apabila dilakukan dengan perjuangan yang sungguh-sungguh,” tutur Corporate Secretary BNI Meiliana di Jakarta pada hari yang sama.

Dukungan BNI pada rangkaian program KEJAR  telah membantu mewujudkan berbagai aktivitas edukasi bagi anak-anak dan milenial. Dimana Program Edukasi tentang KEJAR telah dilaksanakan di berbagai sekolah dasar secara simultan mulai 9 Juli hingga 9 Agustus 2019. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan Instalasi Seni kreatif berbentuk lokomotif yang disusun dengan memanfaatkan botol bekas.  Instalasi yang melibatkan siswa sekolah dasar di Jakarta ini dipamerkan sejak  18 Agustus 2019 hingga 25 Agustus 2019 di Terowongan Dukuh Atas.


Material dasar Instalasi Seni yang dibangun antara lain membuat susunan limbah plastik ini sejalan dengan kampanye BNI Go Green untuk membudayakan pola hidup cinta lingkungan. Cinta lingkungan tersebut diajarkan dengan membudayakan Pemanfaatan kembali Sampah (Reuse, Reduce, Recycle atau 3R), efisiensi energi, peduli lingkungan, dan aktivitas cinta lingkungan seperti konservasi hewan langka dan penghijauan.

Upaya lainnya yang diusung BNI dalam perhelatan ini adalah dengan menerbitkan kartu uang elektronik atau BNI TapCash edisi khusus KEJAR. Dimana semangat yang diusung dalam BNI TapCash adalah semangat terus berinovasi, yaitu inovasi dalam sistem pembayaran nasional yang juga menjadi bagian dari sejarah nasional.

Rangkaian Peringatan HUT
Tidak hanya KEJAR, BNI juga menggelar beragam aktivitas kreatif untuk menyemarakan perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-74 RI. BNI menggelar Upacara Peringatan HUT ke-74 RI di Kantor Pusat BNI di Jakarta dan di kantor-kantor wilayahnya disertai beragam aktivitas khas 'Agustusan'.

BNI juga kembali berpartisipasi pada Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang diselenggarakan atas arahan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia (RI) setiap tahun. Tahun ini, BNI bersinergi dengan PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia untuk menyelenggarakan Program SMN di Balikpapan, Kalimantan Timur. Secara bersama-sama, tiga BUMN tersebut menfasilitasi pertukaran antara pelajar dari Jawa Barat dan Kalimantan Timur untuk saling mengeksplorasi budaya dan alam di masing-masing daerah.

Melalui Program BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN), BNI, Pindad, dan Dirgantara Indonesia juga bersinergi untuk menyediakan bantuan air bersih di 6 titik serta melakukan aksi bedah rumah untuk 30 pegawai dan masyarakat di Kalimantan Timur. Selain itu, BNI, Pindad, dan Dirgantara Indonesia juga secara keseluruhan memberikan 150 unit sarana MCK, elektrifikasi kepada 150 rumah, serta beasiswa kepada 75 anak. (RO/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More