Minggu 18 Agustus 2019, 15:15 WIB

Distan Babel Terjunkan 11 Eskavator untuk Bantu Petani

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Distan Babel Terjunkan 11 Eskavator untuk Bantu Petani

ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Ilustrasi--sawah kekeringan

 

UNTUK membantu petani agar tidak gagal panen akibat sawah kekurangan air di musim kemarau. Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengandalkan 11 eskavator atau alat berat.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung (Babel) Juaidi mengatakan berdasarkan laporan ada 450 hektare persawahan di Babel terancam puso karena tidak mendapatkan pasokan air.

"Laporan yang masuk ke kita itu, persawahan di Beltim dan Bangka Selatan total luasnya 450 hektarw,"kata Juaidi.

Untuk mengantisipasi agar petani tidak terancam gagal panen (Puso) pihanya sudah menyiapkan 11 eskavator.

Baca juga: Belasan Embung di Flotim Mengering Terdampak Kekeringan

"Kita ada 11 eskavator, 5 besar dan  6 yang kecil. Ini bisa digunakan petani," ujarnya.

Dengan eskavator tersebut, ujarnya, petani bisa membuka saluran air dari embung yang ada agar bisa mengalir ke area persawahan.

"Kita cuma menyediakan eskavatornya saja. Untuk operasionalnya silahkan kelompok petani. Intinya agar sawah dapat teraliri air dengan membuat saluran air dari embung terdekat," ungkap dia.

Bagi kelompok tani yang mau membuat saluran air silahkan langsung berhubungan dengan distan di dua kabupaten tersebut. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More