Minggu 18 Agustus 2019, 11:15 WIB

Anak Garuda, Single Terbaru Cokelat

Cecylia Rura | Hiburan
Anak Garuda, Single Terbaru Cokelat

ANTARA/Risky Andrianto
Grup Band Pop Rock Cokelat tampil menghibur penonton pada konser akustik, di Bekasi, Jawa Barat

 

MELANJUTKAN tradisi merilis lagu-lagu bernuansa nasionalisme, Cokelat melepas lagu Anak Garuda. Lagu ini semula diciptakan Julianto Eka Putra, pendiri Yayasan Selamat Pagi Indonesia (YSPI) yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur yang kemudian disadur Cokelat.

"Sebuah lagu enerjik bertema nasionalisme. Khusus untuk gitar, sound, fills, dan riff sangat mewarnai lagu ini. Bagian solo gitar diisi hal yang berbeda. Kesatuan musik dan vokal lagu ini bertujuan untuk membuatnya menjadi dinamis, agar pendengar bisa tumbuh rasa semangat dan bangga terhadap Garuda, tumbuh percaya diri sebagai anak Indonesia," papar Edwin dalam keterangan tertulis.

Anak Garuda juga dipersiapkan untuk soundtrack dan lagu tema film berjudul sama, Anak Garuda, garapan YSPI.

Kolaborasi ini bermula saat bassist Cokelat, Ronny Febry Nugroho, bertemu YSPI. Pihak YSPI meminta Cokelat mendaur ulang lagu Anak Garuda untuk dipergunakan sebagai lagu tema film yang akan dirilis 2020.

"Yayasan ini punya sekolah gratis yang mendidik anak muda Indonesia sampai bisa mencapai jenjang pendidikan tinggi, mereka berasal dari berbagai agama, ras, dari berbagai daerah di Indonesia. Saat pertama kali gue mendengar kabar kolaborasi ini tentunya sangat tertarik," kata Ronny.

Baca juga: Kotak: Jadi Duta Lingkungan

Film Anak Garuda berkisah tentang impian anak-anak Indonesia berprestasi, anak-anak dari latar belakang kurang beruntung, yang akhirnya bisa mencapai impiannya di bawah arahan yayasan tersebut sehingga bisa menjadi manusia-manusia yang terdidik.

Momen perilisan lagu Anak Garuda bertepatan dengan bulan Kemerdekaan RI yang ke-74. Lagu ini sekaligus menjadi persembahan Edwin Marshal Syarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Jackline “J” Rossy (vokal) dan Axel Andaviar (drum).

"Kami tidak pernah merencanakannya, tiba-tiba bertemu, dan kita berdua (dengan YSPI) punya niat yang sama untuk membangun Indonesia. Cokelat meyakini, sebagai orang Indonesia, kita harus berkontribusi untuk bangsa kita. Karena Cokelat musisi, jadi yang bisa kita lakukan paling nyata adalah lewat musik. Mudah-mudahan hasil kolaborasi ini bisa menjadi penyemangat lagi, setelah bangsa kita sempat 'terpecah terbagi dua'. Bisa menjadi satu lagi, menjadi 'Anak Garuda' yang tidak memandang perbedaan, maju sebagai bangsa yang kuat dan hebat, menjadi bangsa yang bisa kita banggaka," papar Ronny. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More