Sabtu 17 Agustus 2019, 19:18 WIB

Anggaran Besar Sektor Pendidikan Menuntut Eksekusi Sempurna

Andhika Prasetyo | Humaniora
Anggaran Besar Sektor Pendidikan Menuntut Eksekusi Sempurna

Antara/Jojon
Siswa-siswi peserta kegiatan belajar-mengajar di sekolah

 

PADA 2020, pemerintah akan mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan sebesar Rp505,8 triliun atau 20% dari total belanja negara. Jumlah tersebut tumbuh 29,6% dibandingkan realisasi anggaran 2019 yang hanya Rp390,3 triliun.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengungkapkan anggaran tersebut harus diimbangi dengan eksekusi yang sempurna. Jika tidak, penggelontoram biaya yang besar tidak akam membawa manfaat yang maksimal.

Ia mencontohkan, selama ini, Indonesia mengalokasikan anggaran yang kurang lebih sama dengan Vietnam untuk sektor pendidikan. Namun, sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan negara tetangga lebih baik.

Baca juga : Ciptakan SDM Unggul, Sektor Pendidikan masih Banyak PR

"Kualitas SDM kita saat ini masih tertinggal. Kita mencoba melihat kemampuan matematika dan sains, jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Posisi Indonesia berada jauh dari Vietnam," ujar Bhima, Sabtu (17/8).

Ia mengatakan pemerintah harus melakukan pemerataan tenaga didik ke seluruh pelosok Indonesia.

"Pemerintah juga harus memperbaki kualitas infrastruktur. Harus menggandeng pihak swasta untuk membantu peningkatan kualitas SDM. Jadi nanti anggaran yang dikeluarkan bisa maksimal menciptakan SDM yang unggul," tandasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More