Sabtu 17 Agustus 2019, 13:09 WIB

4 Pramuka Punguti Sampah Usai Upacara Kemerdekaan

Ignas Kunda | Nusantara
4 Pramuka Punguti Sampah Usai Upacara Kemerdekaan

MI/Ignas Kunda
Empat Pramuka sibuk memunguti sampah plastik di Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, NTT, Sabtu (17/8).

 

EMPAT anggota Pramuka SMP di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur melakukan aksi terpuji dengan memungut sampah yang ditinggalkan oleh peserta apel bendera perayaan HUT 74 RI di lapangan Berdikari, Danga, Sabtu (17/8).

Lapangan yang menjadi tempat apel bendera perayaan HUT ke 74 RI ini el penuh dengan sampah plastik yang berserakan dari bungkusan makanan dan botol minuman peserta apel. Empat perempuan ini tanpa canggung dan malu langsung melakukan aksi pungut sampah ketika melihat banyaknya sampah itu.  

Walaupun hanya dilihat oleh teman-teman lainnya, mereka tetap bersemangat memungut plastik bugkusan minuman dan makanan peserta apel yang dibuang tidak pada tempatnya. Mereka dibantu dua orang dari Satpol PP yang menyiapkan karung plastik sebagai tempat penampungan sampah.

Tirta salah satu dari empat siswa mengatakan bahwa ia prihatin dengan perilaku kawan-kawanya dan sebagian  orang dewasa yang langsung membuang bungkus makanan atau botol minuman plastik di lapangan Berdikari. Padahal di lapangan tersebut sudah disiapkan karung untuk menampung sampah.

baca juga: 198 Napi Lapas Tasikmalaya Dapat Remisi

Ia menambahkan bahwa Indonesia telah menjadi penyumbang sampah plastik kedua terbesar di dunia, karena itu perlu ada kepedulian.

"Kami kasihan kalau kota kita penuh dengan sampah apalagi plastik. Seharusnya kita sadar dan peduli punya lingkungan yang selalu dijaga agar selalu bersih dan sehat. Apalagi Indonesia sudah darurat plastik terbesar kedua dunia, kalo tidak dipungut pasti dibuang ke laut," pungkasnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More