Sabtu 17 Agustus 2019, 06:48 WIB

Aduriz Hadirkan Mimpi Buruk buat Barcelona di San Mames

Ghani Nurcahyadi | Sepak Bola
Aduriz Hadirkan Mimpi Buruk buat Barcelona di San Mames

AFP/Ander Gillenea
Adurits merayakan golnya ke gawang Barcelona

 

PEKAN perdana La Liga musim ini menjadi momen terburuk Barcelona yang berambisi mempertahankan gelar liga. Anak asuh Ernesto Valverde itu harus takluk di tangan tuan rumah Atletic Bilbao 1-0 di San Mames, Sabtu (17/8).

Bukan hanya kehilangan momentum mendulang poin perdana, Blaugrana juga dibuat cemas oleh cedera Luis Suarez yang hanya bisa bermain selama 37 menit di pertandingan itu sebelum diganti. Suarez dikabarkan mengalami cedera betis.

Gol semata wayang Betis dicetak oleh striker gaek mereka Aritz Aduriz satu menit usai penyerang 38 tahun itu masuk menggantikan Inaki Williams di menit ke-88.

Barcelona bermain tanpa Lionel Messi di pertandingan itu setelah pemain asal Argentina tersebut divonis cedera betis. Kini potensi kehilangan Suarez menghantui Blaugrana.

Baca juga : Tak Mau Ambil Risiko Buruk, Barcelona: Messi Fokus Pemulihan

Penyerang asal uruguay itu akan menjalani serangkaian tes pada Selasa (20/8) nanti untuk melihat kondisi cederanya.

Bila cederanya parah, barisan penyerang Barcelona dipastikan tumpul selama beberapa pekan menyusul kabar hengkangnya Phillippe Coutinho ke Bayern Muenchen dengan status pinjaman dan belum padunya Antoine Griezmann di barisan depan Barcelona.

Kabar kembalinya Neymar dari Paris-Saint German menjadi salah satu oase bagi lini serang Barcelona.

Di sisi lain, bagi Bilbao, kemenangan tipis ini membuka harapan untuk masuk ke papan elite La Liga. Musim lalu klub yang berjuluk Los Leones itu hanya mampu finis di urutan 8 La Liga.

Bagi Aduris sendiri, gol in jadi salah satu momen spesialnya karena dicetak lewat tendangan volley yang menggemakan Stadion San Mames. Aduris yang 13 kali membela tim nasional Spanyol itu telah mengumumkan akan pensiun akhir musim ini. (AFP/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More