Jumat 16 Agustus 2019, 12:50 WIB

Akurat, Aman dan Nyaman dengan CoZi-LASIK

MI | HUT RI
Akurat, Aman dan Nyaman dengan CoZi-LASIK

Dok. JEC
Ruang LASIK RS. Mata JEC @ Menteng

 

MATA merupakan jendela dunia. Semua orang tentunya mendambakan penglihatan yang baik untuk dapat melihat indahnya dunia. Namun, tidak semua orang bisa menikmatinya karena mengalami gangguan penglihatan, seperti minus, plus, dan silinder.

Gangguan penglihatan tersebut tentunya bisa diatasi dengan kacamata atau lensa kontak. Kondisi ini menyebabkan ketergantungan pada alat bantu sehingga bisa menyebabkan ketidaknyamanan aktivitas sehari-hari.

Salah satu pilihan untuk menghindari ketergantungan tersebut dengan cara menjalani prosedur LASIK. Rumah Sakit Mata JEC @ Menteng kini hadir memberikan pelayanan terbaru bernama CoZi-LASIK, metode LASIK (Laser-Assisted in situ Keratomileusis) untuk mengoreksi penglihatan agar lebih nyaman dan menyesuaikan dengan kondisi kontur mata.

Rumah Sakit Mata JEC sebagai pionir bedah LASIK di Indonesia telah melakukan prosedur Laser Vision Correction lebih dari 30 ribu tindakan sejak 1997. Setelah metode Z2-LASIK menjadi unggulan bedah refraktif mata di JEC @ Menteng sejak 2014, kini JEC melakukan pembaruan (rejuvenation) dengan keunggulan baru.

Metode LASIK terbaru di JEC ini hadir dengan inovasi sistem Excimer Laser berkecepatan tinggi dengan mesin mutakhir Ziemer Z2 (Femtosecond Laser Flap Maker) yang dikolaborasikan dengan mesin Allegreto Wavelight Ex500 Hz. Kombinasi tersebut membuat LASIK memiliki kecepatan tertinggi dari semua jenis yang ada di dunia saat ini.

“Proses lasernya sendiri hanya dalam hitungan detik. Total proses tindakan paling lama 15 menit untuk kedua mata. Setelah dilakukan tindakan, pasien disarankan beristirahat selama 2-3 jam, setelah itu bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Direktur Utama JEC @ Menteng, Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K).

LASIK memiliki dua tahapan untuk mengoreksi kelainan refraksi. Pertama, dengan pembuatan flap di lapisan kornea dengan menggunakan Femtosecond Laser. Kedua, setelah flap dibuka dilakukan penyinaran laser pada bagian stroma kornea untuk mengubah bentuk kornea dengan menggunakan Excimer Laser.

Adapun tujuannya ialah mengoreksi kelainan refraksi (minus, plus, atau silinder) dengan menggunakan mesin Allegreto Wavelight Ex500 Hz. Excimer Laser bertujuan membentuk permukaan kornea yang baru. Setelah penyinaran laser, flap dikembalikan ke posisi semula. Dalam hitungan menit flap akan
melekat dengan sendirinya tanpa perlu dijahit.

Akurat, aman dan nyaman Teknologi LASIK yang dimiliki JEC mengedepankan akurasi, keamanan dan kenyamanan pasien. Metode yang dilakukan relatif aman karena pasien diharuskan menjalani pemeriksaan awal atau pra-LASIK. Pada tahapan pra-LASIK dilakukan pemeriksaan antara lain kondisi dan ketebalan kornea serta ukuran kelainan refraksinya.

JEC juga mensyaratkan sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum tindakan LASIK, yakni pasien ideal berusia 18 tahun keatas, kondisi mata sehat, untuk pengguna lensa kontak diwajibkan melepasnya selama 14 hari sebelum pemeriksaan, dan khusus perempuan agar tidak dalam kondisi hamil ataupun menyusui.

“Untuk pembaruan teknologi bedah laser refraktif, JEC selalu menjadi terdepan. Dengan metode yang akurat dan presisi akan menghasilkan hasil sesuai harapan pasien. Yang awalnya bergantung pada kaca mata atau lensa kontak, pasien dapat terbebas dari alat bantu tersebut, dapat melihat dengan jelas
dan terang” ujar Setiyo.

Dengan didukung dokter serta staf medis yang berpengalaman dan fasilitas ruangan yang nyaman, hal ini memastikan kenyamanan paripurna bagi pasien, JEC juga menghadirkan pembiayaan dengan cicilan 0% melalui transaksi kartu kredit. Tenor cicilan yang ditawarkan beragam mulai 6 bulan, 12 bulan, hingga 18 bulan. (Dhk/X25-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More