Kamis 15 Agustus 2019, 20:35 WIB

Presiden Minta Mall Tempatkan Produk Nasional di Lokasi Strategis

Antara | Ekonomi
Presiden Minta Mall Tempatkan Produk Nasional di Lokasi Strategis

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Presiden Joko Widodo memberikan paparan saat akan membuka Hari Belanja Diskon (HBD) Indonesia 2019 di The Hall Senayan City, Jakarta.

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta tempat dan posisi gerai yang strategis bagi produk-produk buatan dalam negeri di pusat-pusat perbelanjaan.

"Tugas besar pertama, tolong dengan kerja sama pemilik mall, carikan tempat-tempat yang strategis untuk brand-brandkita. Misalnya makanan, restoran, makanan Sari Ratu, taruh di depan. Apalagi, J-Co taruh di depan," kata Presiden JokoWidodo dalam sambutannya saat acara peresmian pembukaan Hari Belanja Diskon Indonesia di Senayan City, Jakarta pada Kamis sore.

Menurut Presiden Jokowi, Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) harus bekerja sama untuk menggencarkan dan mempromosikan produk buatan Indonesia.

Kepala Negara juga menilai bahwa posisi yang baik adalah strategi untuk mengenalkan produk Tanah Air yang berkualitas.

Selain itu, Presiden juga meminta HIPPINDO untuk melakukan seleksi dan kontrol kualitas kepada sejumlah merek asal Indonesia untuk diperkenalkan keluar negeri.

"Nanti pemerintah akan bantu siapkan, nggak tahu ada anggaran pemasaran yang bisa di-cover dari anggaran pemerintah, misalnya cari mall strategis di Kuala Lumpur, Hongkong, Manila, Vietnam, mall yang tempatnya strategis, kuasai separuhnya isi merek-merek kita. Pemerintah akan bantu," ujar Jokowi.

Presiden menegaskan sudah saatnya produk-produk Indonesia menguasai pasar dalam negeri.

Kepala Negara juga menilai pengusaha dapat mendorong brandatau merek dalam negeri dipasarkan di luar negeri secara bersama-sama untuk penetrasi pasar global.

Penjualan produk Tanah Air di tingkat global diharapkan Presiden Jokowi terus mengurangi defisit neraca perdagangan.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More