Jumat 16 Agustus 2019, 02:20 WIB

Persembahan Wasi untuk Indonesia

(RO/R-1) | Olahraga
Persembahan Wasi untuk Indonesia

ANTARA FOTO/Hendra
Sejumlah instruktur selam melatih

Organisasi Wanita Selam Indonesia (Wasi) memecahkan tiga rekor selam dunia di Manado, Sulawesi Utara. Pemecahan rekor Guinness World Records Official Attempt ini terjadi pada 1-3 Agustus 2019.

Ketiga rekor tersebut ialah Rangkaian Penyelam Terpanjang dengan peserta 578 penyelam, rekor Membentangkan Bendera Terbesar di Bawah Air dengan ukuran 1.014 meter persegi, dan rekor Penyelaman Terbanyak dengan jumlah 3.131 orang. Penyerahan penghargaan rekor dunia tersebut diberikan langsung Guinness Records Adjudicator, Solvej Malouf.

Ketua Wasi Tri Tito Karnavian menyatakan keberhasilan dalam memecahkan rekor dunia tersebut menjadi hadiah yang membanggakan. Pasalnya, pemecahan  rekor dunia itu berdekatan dengan di hari ulang tahun (HUT) ke-74 Indonesia. 

“Semoga apa yang kami persembahkan ini tidak berakhir di sini. Saya berharap ini bisa menjadi motivasi semua orang untuk terus melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” kata Tri, 

Lebih jauh, Tri menyatakan Wasi ingin Indonesia jadi bagian dunia dalam kegiatan selam karena Indonesia memiliki potensi sumber daya dan wisata laut yang besar. “Faktor-faktor inilah yang menjadi dorongan kami memecahkan rekor dunia Guinness World of Records itu,” ujarnya.

Untuk memecahkan rekor tersebut, Wasi telah mempersiapkan sejak setahun lalu. Dari seleksi penyelam dari Indonesia maupun luar negeri hingga pemilihan Manado sebagai lokasi pemecahan rekor.

Ketua Divisi 3 Bidang Penyelam-an Wasi, Frans Rattu, menyatakan dalam pelaksanaan kegiatan pemecahan rekor Guinness World Records Official ­Attempt para penyelam harus menyelam di kedalaman 7–9 meter.

Selain itu, jelas Rattus, pihaknya juga harus melakukan sejumlah persiapan khusus agar para penyelam tidak mengalami kendala saat pemecahan rekor termasuk pelatihan untuk mengibarkan bendera di dalam laut. 

“Pada latihan pertama, ternyata kami mengalami kendala saat akan mengibarkan bendera. Namun, kami akhirnya mampu mengatasi hal tersebut,” kata Frans. (RO/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More