Kamis 15 Agustus 2019, 14:38 WIB

Pendidikan Berbasis Mindfulness, Ciptakan Prestasi

mediaindonesia.com | Humaniora
Pendidikan Berbasis Mindfulness, Ciptakan Prestasi

Istimewa
Peringatan ulang tahun ke-16 Global Sevilla School mengangkat tema A Day of Mindfullness.

 

BELASAN siswa kelas I (satu) sekolah dasar Global Sevilla School, Jakarta duduk di atas karpet ukuran 3x3 meter yang berada di sudut ruangan. Mereka duduk bersila sembari memejamkan mata selama tiga menit. Para siswa terlihat dapat mengontrol pernapasan secara tenang dan teratur.

“Tarik napas dan buang napas. Tarik napas dan buang napas,” kata guru Wali Kelas SD I, Dwi Andriani yang memberikan instruksi kepada anak didiknya.

Setelah tiga menit berlalu, lonceng pun berbunyi. Tanda sesi kegiatan telah berakhir. Para siswa lalu membuka mata dan serentak bertepuk tangan. “Thank you for practicing with me,” ujar mereka dengan penuh semangat yang ditujukan kepada guru dan kawan-kawannya.

Dwi menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kesadaran para siswanya pada saat sedang melakukan segala aktivitas baik di dalam maupun di luar kelas. “Jika ada murid yang stres dan gugup saat menghadapi pelajaran, kami bersama-sama melakukan silent moment selama tiga menit untuk kembali fokus,” ujarnya.

Superintendent Global Sevilla, Michael Thia, menjelaskan program mindfulness ini sudah dijalankan dalam empat tahun terakhir. “Kami bangga Global Sevilla adalah sekolah yang pertama kali menggunakan metode berkesadaran secara sistematis, terintegrasi dengan kurikulum dan secara intensif,” kata dia.

Metode mindfulness, Michael Thia melanjutkan, juga digaungkan pada Cambrige Conference 2018 lalu di kota Cambridge, Inggris. Momen ini semakin menguatkan Global Sevilla School untuk terus konsisten menerapkan metode tersebut. “Tentu saja, hal ini membuat kami semakin percaya diri,” ungkapnya.

Mulai tahun ini, sebanyak 370 sekolah di seluruh Inggris mengadopsi mindfulness dalam kurikulum mereka. Mindfulness meningkatkan kesehatan mental kaum muda dan akan dijalankan pemerintahan Inggris secara resmi.

“Sebagai masyarakat, kita sudah jauh lebih terbuka tentang kesehatan mental daripada sebelumnya. Tetapi sayangnya dunia modern telah membawa tekanan baru bagi anak-anak,” kata Sekretaris Pendidikan Inggris, Damian Hinds,  dalam pernyataan resminya pada Februari lalu, seperti dikutip dari nytimes.com.

Prestasi Siswa

Kegiatan mindfulness turut membantu para siswa untuk memperbaiki prestasi, baik di dalam maupun luar sekolah. Florine Luminita Chandra (15 tahun) mengatakan aktivitas tersebut sangat membantu dirinya saat belajar di sekolah dan mengikuti lomba renang skala nasional maupun internasional.

Beberapa prestasi Florine di bidang renang misalnya juara 1, kejurnas renang Indah di Jawa Timur tahun lalu, Juara 1 pekan olah raga pelajar DKI Jakarta di gaya bebas dan medali perunggu di 2nd Indonesia Open Aquatic Championship 2018. Masih banyak lagi kejuaraan yang Florine ikuti dan selalu pulang membawa gelar juara.

Raihan prestasi Florine di bidang akademik juga membanggakan. Beberapa medali emas diperoleh dalam ajang World Scholar’s Cup di Yale University, USA. Bukan hanya di bidang olah raga dan akademik, Florine juga menekuni bidang musik, bahkan pada usianya yang masih belia, ia mampu menguasai piano dan harpa dengan terampil.

Mindfulness membuat rileks, sadar dan fokus dengan keadaan saat ini. Walaupun ada tanggung jawab yang harus saya selesaikan, saya bisa mengerjakannya secara sistematis, fokus dan tidak merasa panik. Inilah yang membuat prestasi saya membaik,” kata siswa kelas XI tersebut.

Seluruh capaian siswa Global Sevilla School, tak lepas dari kerja sama yang baik antara sekolah, siswa dan orang tua.

Dalam kesempatan yang sama, Michael Thia mengatakan “Global Sevilla mendukung para siswanya untuk berprestasi di dalam dan di luar sekolah dan juga diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mempersiapkan masa depan mereka dengan baik.” (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More