Kamis 15 Agustus 2019, 13:59 WIB

NasDem tak Persoalkan Komposisi Susunan Menteri Baru Jokowi

Putra Ananda | Politik dan Hukum
NasDem tak Persoalkan Komposisi Susunan Menteri Baru Jokowi

MI/Susanto
Wakil Ketua F-NasDem DPR, Jhonny G Plate.

 

PARTAI NasDem memberi kebebasan penuh kepada Presiden Joko Widodo dalam menyusun nama-nama menteri yang akan membantunya nanti dalam kabinet. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Johnny G Plate, meminta semua pihak menghormati keputusan Presiden dengan tidak mendikotonomikan kalangan profesional maupun kalangan partai politik (parpol).

"Jangan mendikotonomikan kalangan profesional dengan parpol. Yang dibutuhkan oleh Jokowi adalah anggota kabinet yang seimbang, baik itu profesional parpol atau profesional kalangan non-parpol. Komposisi keseimbangan yang tahu ya Presiden sendiri," tutur Johnny di Jakarta, Kamis (15/8).

 Baca juga: Formasi Kabinet Jokowi Dinilai Cukup Menjanjikan

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi dikabarkan telah mengantongi nama-nama menteri yang akan membantunya pada pemerintahan periode 2019-2024 mendatang. Disebutkan, bahwa komposisi menteri terdiri dari 55% berasal dari kalangan profesional dan 45% berasal dari kader parpol. Disebutkan juga Jokowi akan menempatkan menteri dari kalangan milenial berusia di bawah 30 tahun.

Menanggapi hal tesebut, Johnny meyakini Jokowi telah mempertimbangan nama-nama menteri yang akan membantunya. Dirinya tidak mempermasalahkan apabila memang ada menteri muda yag berusia di bawah 30 tahun. Menurutnya, hal ini bagus untuk proses regenerasi di dalam kabinet.

"Apabila usia-usia milenial banyak yang memiliki kompetensi memadai, maka tidak salah juga itu bagus untuk regenerasi. Tapi apabila belum ada yang mempunyai kompetensi yang memadai, itu tantangan bangsa kita, di mana kita harus menghasilkan gerenasi muda yang punya kompetensi tinggi dan memadai," tutur Johnny.

Plate melanjutkan, siapapun nanti yang akan masuk dalam kabinet, dirinya berharap agar anggota kabinet mampu membantu presiden menjalankan pemerintahan secara efektif dan efesien.

"Siapa pun nama-namanya, pemerintah harus berjalan secara efektif dan efesien," pungkasnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More