Jumat 16 Agustus 2019, 04:50 WIB

UBSI Adakan Workshop dan Sertifikasi Kompetensi Mikrotik

Dero Iqbal Mahendra | HUT RI
UBSI Adakan Workshop dan Sertifikasi Kompetensi Mikrotik

Dok. 123RF
Program studi teknologi komputer UBSI Kampus Banyumas berusaha untuk menyiapkan lulus yang dapat bersaing di dalam dunia industri.

 

SEBAGAI salah satu pencetak lulusan bidang networking, program studi teknologi komputer UBSI Kampus Banyumas berusaha untuk menyiapkan lulusan yang dapat bersaing didalam dunia industri, terutama teknisi jaringan.

Dengan akan diterapkannya ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan peluang dan tantangan bagi tenaga kerja di Indonesia untuk dapat bersaing dengan tenaga kerja asing. 

Kondisi ini menuntut tersedianya tenaga kerja profesional dalam membangun sebuah jaringan komputer yang handal dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna. 

Oleh karena itu, sebagai teknsi jaringan harus memiliki sertifikasi profesi sebagai bentuk pengakuan terhadap kualifikasi dan kompetensi yang dimilikinya.

Pada Kamis dan Jumat, 8-9 Agustus, bertempat di Ruang 201, UBSI Kampus Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Workshop dan Sertifikasi Kompetensi Mikrotik untuk mahasiswa program studi teknologi komputer. Workshop dan Sertifikasi Mikrotik diikuti oleh 12 mahasiswa, mewakilli mahasiswa semester 4 dan 6.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Sertifikasi CCNA 1, 2, dan 3 yang merupakan sertifikasi wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Teknologi Komputer.

Menurut Nuzul Imam Fadlilah selaku Ketua Program Studi Teknologi Komputer menjelaskan bahwa tujuan diadakannya sertifikasi ini ialah untuk meningkatkan kualitas lulusan agar dapat bersaing di dunia kerja baik di lokal maupun nasional.

Kegiatan dimulai Kamis, 8 agustus 2019 pukul 14.00 WIB, diawali workshop terlebih dahulu, dengan tujuan mahasiswa mampu dan paham apa yang harus dilakukan pada saat akan membuat sebuah jaringan komputer. Narasumber dalam kegiatan ini yakni Firmansyah yang merupakan trainer Mikrotik UBSI.

Dalam workshop ini juga dijelaskan SOP untuk uji sertifikasi kompetensi mikrotik, yang mana range nilai kelulusan >60. Pada hari kedua, yakni Jumat, 9 Agustus 2019, uji sertifikasi kompetensi dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Hasil uji sertifikasi mikrotik yang didapat dari 12 mahasiswa yang mengikuti ialah 10 mahasiswa lolos dan mendapatkan sertifikasi kompetensi mikrotik yang bisa di unduh langsung di website resmi dari mikrotik. Dua mahasiswa dinyatakan gagal karena mendapatkan nilai yang kurang dari batas minimum.

 

Tridarma PT

Di sisi lain, sesuai dengan Perundang-undangan Perguruan Tinggi Indonesia No 12 Tahun 2012, dijelaskan bahwa setiap dosen professional diwajbkan untuk melakukan tridarma perguruan tinggi. Salah satu indikator tridarma perguruan tinggi ialah pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai insan professional yang memiliki basis keilmuan tertinggi, sudah sewajarnya dosen memberikan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berguna untuk pengembangan pola pikir dan kesejaheraan warga yang belum mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan lebih lanjut.

Begitu pula yang dilakukan Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta, segenap dosen Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Fakultas Ekonomi & Bisnis Program Studi Administrasi Perkantoran berangsur-angsur meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan kali ini, kegiatan pengabdian masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta tertuju pada Paud Langgeng Garjita Cipanas Cianjur.

Kegiatan ini diselenggarakan pada 29 Juli 2019 berlokasi di Paud Langgeng Garjita Cipanas dengan materi pengajaran berupa penggunaan Visual Learner untuk pembelajaran english vocabullary.

Peserta yang ikut dalam kegiatan ini berasal dari anak-anak didik Paud Langgeng Garjita Cipanas Cianjur Kegiatan ini berlangsung dengan menyenangkan dikarenakan tutor menggunakan metode pengajaran quantum. Metode pengajaran quantum merupakan suatu proses belajar yang dapat mempertajam pemahaman dan daya ingat serta membuat belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini, anak Paud Langgeng Garjita mampu mendapatkan pemahaman tentang english vocabullary yang mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Edward Enrieco selaku Dosen Universitas Bina Sarana Informatika dan tutor pada program pengabdian masyarakat ini. (P-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More