Kamis 15 Agustus 2019, 09:30 WIB

Jusuf Kalla dan Sultan Hamengku Buwono X Jenguk Buya Syafii

Dero Iqbal Mahendra | Humaniora
Jusuf Kalla dan Sultan Hamengku Buwono X Jenguk Buya Syafii

Setwapres
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Sri Sultan Hamengkubuwono X menjenguk Buya Syafii

 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla ditemani Sultan Hamengku Buwono X menyempatkan diri menjenguk Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif di kediamannya di Perumahan Nogotirto Elok II Sleman, Yogyakarta.

Jusuf Kalla tiba di Pangkalan Udara TNI AU Adi Sutjipto sekitar pukul 08.30 WIB dan disambut Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Rombongan kemudian langsung menuju ke kediaman Syafii Maarif di Perumahan Nogotirto Elok II Sleman, Yogyakarta.

Jusuf Kalla terlihat mengenakan batik cokelat lengan panjang dan disambut Buya Syafii yang juga mengenakan batik hitam beserta istrinya di kediamannya.

"Mari masuk," ujar Buya Syafii singkat mempersilahkan Wapres dan Sultan masuk ke kediamannya, Kamis (15/8).

Jusuf Kalla pun menanyakan kondisi dari Buya Syafii yang dijawab bahwa kondisinya sudah membaik.

Baca juga: Surya Jenguk Buya Syafii Sampaikan Kekaguman

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu memang sempat menjalani opname di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman. Buya diopname sejak Selasa (22/7/).

Buya Syafii dikabarkan mengeluhkan kencing berdarah sehingga diputuskan diopname oleh pihak rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

Dari hasil pemeriksaan dokter, diketahui bahwa Buya Syafii Maarif mengalami iritasi batu ginjal di sebelah kanan.

Buya Syafii Maarif juga telah menjalani treatmant ESWL (extracorporeal shock wave lithotripsy) atau pemecahan batu ginjal dengan gelombang kejut. Treatmant ESWL ini dilakukan pada Jumat (26/7) malam.

Buya Syafii akhirnya diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit pada Senin (29/7) setelah menjalani perawatan sejak Rabu (23/7).

Selama sakit dan penyembuhan, sejumlah tokoh nasional dan menteri Kabinet Kerja telah menjenguk Buya Syafii. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More