Rabu 14 Agustus 2019, 22:50 WIB

Kebakaran di Gunung Ciremai Padam, 343 Ha Lahan Edelweis Hangus

Ahmad Rofahan | Nusantara
Kebakaran di Gunung Ciremai Padam, 343 Ha Lahan Edelweis Hangus

Antara
Sebuah helikopter dari BNPB lepas landas dari lapangan milik warga untuk melakukan "water bombing" di lereng Gunung Ciremai

 

BADAN Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan menyatakan bahwa kebakaran yang terjadi di puncak Gunung Ciremai telah padam. Namun akibat peristiwa tersebut, kawasan tumbuhnya bunga edelweis seluas 343 hektare hangus terbakar.
 
Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, mengatakan, lokasi kebakaran terjadi di habitat edelweis yang masuk di wilayah Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat, dengan luas 343 hektare.
 
"111 hektare masuk wilayah Kuningan, sedangkan 232 hektare masuk wilayah Majalengka," kata Agus saat dimintai konfirmasi, Rabu (14/8).


Baca juga: Membangun Benteng Alam dan Rambu Tsunami


Agus mengungkapkan, habitat bunga edelweis yang terbakar berada pada ketinggian 2.600 meter dari permukaan laut (mdpl) hingga 3.078 mdpl. Tingginya lokasi kebakaran membuat operasi pemadaman cukup terkendala.
 
"Kendala dalam pemadaman ini, salah satunya karena lokasinya berada di puncak. Selain itu, lokasinya juga sangat terjal," jelas Agus.
 
Sebelumnya puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat mengalami kebakaran hebat. Kebakaran mulai terlihat sejak 7 Agustus 2019.
 
Selain menggunakan pemadaman secara manual, pemadaman kebakaran ini juga menggunakan helikopter water bombing yang didatangkan oleh Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB). (Medcom/OL-1)

Baca Juga

Antara

Waduh, Warga Tasikmalaya Dipungut Uang Semprot Disinfektan

👤Kristiadi 🕔Jumat 03 April 2020, 15:15 WIB
Budi mengatakan, gugus tugas tingkat RW harus memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat agar tidak menyepelekan bahaya virus...
Antara

Warga Nagari Sungai Pinang Palang Akses ke Kawasan Mandeh

👤Yose Hendra 🕔Jumat 03 April 2020, 14:49 WIB
"Sengaja kita lakukan penutupan jalan karena setiap harinya masih banyak mobil yang lalu lalang jalan kawasan Mandeh," ujarnya,...
Antara

Warga Hebohkan Halo Matahari, BMKG: Tidak Ada Pengaruh ke Manusia

👤Depi Gunawan 🕔Jumat 03 April 2020, 14:34 WIB
"Halo matahari terjadi karena adanya refleksi dan pembiasan sinar matahari oleh awan Cirrus yang sangat dingin di atmosfer,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya