Rabu 14 Agustus 2019, 21:15 WIB

KOI Kebut Proses Seleksi Cabang ke SEA Games 2019

Cahya Mulyana | Olahraga
KOI Kebut Proses Seleksi Cabang ke SEA Games 2019

Ist
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal KOI, Hellen Sarita Delima

KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) berpacu dengan waktu dalam menyaring cabang olahraga yang akan direkomendasikan mengikuti SEA Games Filipina 2019. Hingga kini baru 20 dari 52 cabang yang direkomendasikan untuk mewakili kontingen 'Merah Putih' pada multiajang yang digelar pada 30 November hingga 11 Desember 2019 itu.

"Terkait persiapan SEA Games, KOI masih tahap koordinasi. Untuk jumlah cabang yang akan direkomendasikan KOI sementara baru 36 namun bisa bertambah," ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal KOI, Hellen Sarita Delima di sela Rapat Koordinasi Tim Teknis Kemenpora dan Tim Monev KOI bertajuk Persiapan Kontingen Indonesi Menuju Sea Games ke XXX Philippines, di kantor KOI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/8).

Baca juga: PABBSI Bidik Lima Emas SEA Games 2019

Menurut dia, monev baru tuntas untuk 20 cabor akibat beberapa hal seperti berbenturan dengan agenda cabor dan pelaksanaan Pelatnas. Dengan begitu tim monev yang terdiri dari KOI, tim ahli dari KOI, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga belum mengunjungi semua cabang.

Padahal, kata dia, monev merupakan penilaian untuk menentukan layak atau tidak cabor itu berangkat ke Filipina. Tapi dia menegaskan monev segera tuntas sebelum pendaftaran ke pihak pelaksana pesta olahraga ASEAN itu ditutup yakni 2 September.

"Kemudian besok kami juga akan melakukan pertemuan internal dengan Kemenpora untuk menenentukan seluruh persiapan kontingen. Tadi juga ada beberapa cabor seperti panahan yang sudah siap untuk melakukan peninjauan lokasi di Filipina dan itu akan kita berangkatkan bersama semua wakil cabor lain melalui tim advance," terangnya.

Walaupun belum ada yang menyelesaikan monev, ia menyarankan semua cabor mendaftarkan atlet sebanyak mungkin ke panitia pelaksana supaya saat finalisasi kontingen nama-nama yang dibutuhkan sudah terdaftar.

"Masa tenggatnya 2 September dan KOI meminta mereka menyerahkan nama atletnya pada 30 Agustus. Untuk pendaftaran 52 cabor sudah kami laporkan tadinya 51 tapi ada tambahan dari cabor polo. Kami rekomendasikan 36 namun akan bertambah jika hasil monev memungkinkan untuk direkomendasikan," paparnya.

Hellen menegaskan pihaknya hanya akan mengizinkan cabor yang lolos monev untuk ikut SEA Games 2019. Dengan begitu tidak ada lagi kejadian cabor yang tidak layak pergi sendiri dengan membawa nama Indonesia ke SEA Games.

"Terkahir soal target medali emas itu terlalu dini dibicarakan tapi pemeritnah menargetkan 53 maka kita jadikan itu dulu sebagai patokan. Segera KOI akan memberikan keterangan menyangkut target itu setelah kontingen terbentuk," pungkasnya. (Cah/A-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More