Kamis 15 Agustus 2019, 02:00 WIB

Tim Pelajar U-16 ke Final Gothia Cup 

(R-2) | Sepak Bola
Tim Pelajar U-16 ke Final Gothia Cup 

MI/PALCE AMALO
Tim Pelajar Indonesia U-16 menyalami pemain Soccer Football Academy Myanmar sebelum berlaga di di babak penyisihan Gothia

 

TIM Pelajar Indonesia U-16 menang telak 8-0 atas Power Soccer Football Academy asal Myanmar di ajang Gothia Cup Tiongkok 2019 yang berlangsung di lapangan Distrik Chenyang, Shandong, Tiongkok, Rabu (14/8).

Tambahan tiga angka  di laga keempat itu memastikan anak asuhan Maman Suryaman mengamankan tiket laga pamungkas, Jumat (16/8) mendatang.

Di babak pertama, Indonesia sudah unggul 4-0 melalui gol Rizky Armando (7’), Alif Saviole (10’), dan Nadhif Girasata (25’-penalti, 26’). 

Empat gol tambahan di babak kedua dijaringkan melalui penalti Alif Saviole (38’), dua gol Iryanto Wandik (42’, 46’-penalti), serta Dozan Muhammad Raina Cikal (50’).

“Tiket final sudah ada di tangan,” kata Maman Suryaman seusai laga seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Palce Amalo dari Shandong, Tiongkok, Rabu (14/8).

Setelah unggul empat gol, Maman merotasi tujuh pemain kunci. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kebugaran serta menghindari cedera pemain. Pemain yang masuk pada babak kedua antara lain Daffa Imani dan Christian Fernando Yogi Finanta asal Nusa Tenggara Timur. 

“Lawan kita itu bermain keras, jadi kita harus bermain dengan kecerdasan agar lepas dari cedera,” kata Maman, mantan playmaker timnas Indonesia itu.

Menurut Maman, grafik permainan tim pelajar sejak laga pertama hingga keempat semakin baik. Hal itu dibuktikan dengan jumlah gol yang mampu dibukukan. 

“Anak-anak menguasai jalannya pertandingan, dan banyak peluang. Ini hasil dari skema latihan,” ujar Maman lagi.

Dengan kemenangan tersebut, tim pelajar Indonesia mengoleksi 12 poin, dengan 21 gol dan hanya kebobolan satu gol. 

Dalam laga terakhir penyisihan pagi ini, tim pelajar Indonesia menghadapi klub asal Shanghai,  PT Elite, di lapangan Baishawan Football Park, Qindao, Tiongkok. 

Namun, hasil laga tersebut tidak memengaruhi langkah tim pelajar Indonesia lolos ke final antara peringkat pertama dan kedua dari enam tim peserta. 

Adapun posisi kedua diperebutkan tim Easterns High School dari Afrika Selatan dengan 9 poin,  PT Elite dari Shanghai yang mengoleksi 7 poin, serta ZGZX FC dengan 6 angka. (R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More