Rabu 14 Agustus 2019, 19:28 WIB

Pemerintah Lobi Tiongkok Buka Akses Pasar

Andhika prasetyo | Ekonomi
Pemerintah Lobi Tiongkok Buka Akses Pasar

Antara/Wahyu Putro
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) berdiskusi dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

 

PEMERINTAH meminta Tiongkok untuk memberikan akses pasar yang lebih besar bagi produk-produk Indonesia. Permintaan itu diutarakan demi menekan defisit neraca dagang dengan Negeri Tirai Bambu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari-Mei 2019, Indonesia menderita defisit sebesar US$8,4 miliar dari Tiongkok.

"Saya sudah bicara dengan Menteri Perdagangan Tiongkok agar kita dapat akses pasar prioritas. Kita bisa isi dengan buah-buah tropis yang memang tidak mereka miliki," ujar Enggartiasto di Tangerang, Rabu (14/8).

Baca juga: Bank Mandiri Bantah Isu Bangkrut dan Diambil Alih Tiongkok

Enggartiasto menyadari permintaan tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dikabulkan Tiongkok. Namun, mengingat hubungan kedua negara yang terjalin sangat baik, ia optimistis Tiongkok akan mau membuka diri.

"Yang defisit pasti mau menaikkan, yang surplus pasti mau mempertahankan. Jadi saya bilang kita seimbangkan sama-sama. Kita harus fair," tuturnya.

Guna memenuhi target tersebut, Enggartiasto memastikan bahwa kualitas komoditas Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara pesaing, terutama Malaysia dan Vietnam. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More