Rabu 14 Agustus 2019, 15:10 WIB

Marak Penjarahan Hasil Pertanian di Lembang

Depi Gunawan | Nusantara
Marak Penjarahan Hasil Pertanian di Lembang

Antara
Ilustrasi

 

MELAMBUNGNYA harga komoditas pertanian di pasaran memunculkan keresahan bagi sebagian petani di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya, naiknya harga sayuran memicu maraknya penjarahan hasil pertanian di kebun.Seperti diketahui, beberapa harga komoditas pertanian mengalami kenaikan,seperti cabai yang kini dijual Rp70 ribu dari kebun yang membuat ekonomi petani jadi terangkat. Di balik itu, mereka juga dihantui maraknya pencurian yang akhir-akhir ini sering terjadi.

"Kami sangat mengutuk para pelaku yang marak terjadi di wilayah ini dan meminta pelakunya segera ditangkap pihak berwajib," kata Cahya Komala, 50, petani Kampung Sadang, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Rabu (14/8).

Cahya juga pernah menjadi korban pencurian 3 karung terong hasil panen di Subang yang rencananya akan dijual ke pasar. Untuk mencegah terulangnya kejadian, ujar dia, nyaris setiap hari para petani menjaga lahan pertaniannya terutama pada malam hari.

"Aksi itu dilakukan pada malam atau saat mayoritas petani serta warga tak beraktivitas di kebun dan kondisi hari gelap sehingga mereka leluasa melancarkan aksi," bebernya.

Menurut dia, tindak penjarahan seperti ini bukan kejadian baru. Namun selalu berulang setiap waktu ketika salah satu komoditas pertanian harganya naik. Dia pun tak habis pikir dengan perilaku pencuri yang menebang habis pohon dan hanya menyisakan batangnya saja.

"Pencuri biasanya mengincar komoditas siap panen yang harganya sedang mahal seperti cabai, burkol. Kalau yang murah-murah, dia enggak mau," ungkapnya.

Dia merasa, petani menganggap tindak penjarahan ini sebagai kejadian yang biasa dan hal sepele sehingga tidak sampai dilaporkan ke polisi. Tetapi, jika tidak segera diberikan tindakan tegas, dia meyakini pelaku makin merajalela melancarkan aksinya.

"Mirisnya, pelaku hanya memangsa petani kecil saja. Padahal, penghidupan kami hanya dari hasil bertani. Susah-susah beli bibit, nanam, tiap hasilnya enggak ada karena dicuri," tambahnya.

Panit Intel Polsek Lembang, Iptu Dindin Sofyan mengimbau warga yang pernah menjadi korban agar melapor kepada pihak kepolisian.

"Laporkan, agar kami segera menyelidiki pelaku," jelasnya.

baca juga: Gerakan Sosial Kumpulkan Plastik Tiap Akhir Pekan

Dindin berharap, warga tidak main hakim sendiri jika pelaku berhasil ditangkap dan menyerahkan semua proses hukumnya kepada polisi. Sebagai langkah pencegahan, warga bisa mengadakan ronda bersama.

"Jangan sampai kasus semacam ini terulang. Tetapi kalau pelakunya ditemukan, sebaiknya diserahkan kepada polisi agar mendapat ganjaran sesuai hukum yang berlaku," kata Dindin. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More