Rabu 14 Agustus 2019, 13:53 WIB

Inovasi Digital, Bank BJB Hadirkan Layanan QR Payment

Bayu Anggoro | Ekonomi
Inovasi Digital, Bank BJB Hadirkan Layanan QR Payment

MI/Bayu Anggoro
Direktur IT Bank BJB Rio Lanasier (kiri) dan Direktur Operasional Bank BJB Tedi Setiawan saat mengenalkan layanan fitur QR Payment.

 

INOVASI layanan digital terus dilakukan Bank BJB dalam memuaskan para nasabah setianya. Salah satunya penambahan fitur QR Payment (transfer on us) pada layanan BJB Digi yang memungkinkan penggunanya bisa melakukan pembayaran atau transfer melalui pemindaian barcode atau QR (quick response) Code.

Melalui cara ini diharapkan para nasabah bisa lebih mudah dalam setiap transaksi dan pembayaran dengan merchant yang sudah bekerja sama. Menurut Direktur IT, Treasury, dan International Banking Bank BJB Rio Lanasier, hadirnya fitur yang memudahkan transaksi ini sebagai bentuk Tandamata bagi nasabah setianya.

Selain untuk pembayaran, QR Payment ini pun dipastikan semakin memudahkan transfer antarnasabah Bank BJB. "Tentunya untuk menggunakan ini setiap pengguna membutuhkan koneksi internet," kata Rio saat jumpa pers di Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/8).

Menurut Rio, inovasi pada bidang IT ini sangat penting mengingat perkembangan zaman yang semuanya harus bisa dioperasikan melalui gawai dengan sambungan internet. Terlebih, era digital tersebut memunculkan banyak pesaing tidak hanya dari sesama perbankan.

"Fintech-fintech terutama payment itu sudah sangat menggurita. Ini pesaing, karena perkembangannya lebih pesat dari bank konvensional," katanya.

Namun, dia menilai hadirnya aplikasi pembayaran digital dari lembaga nonbank ini harus menjadi mitra agar Bank BJB tidak ketinggalan.

"Akhirnya bukan dijadikan saingan, tapi dijadikan mitra. Peer to peer lending juga, karena mereka kan butuh modal," katanya seraya menyebut hadirnya fitur ini sebagai wujud transformasi bank tersebut.

Dengan hadirnya fitur QR Payment ini, dia berharap setidaknya layanan pembayaran nontunai ini bisa dilakukan oleh empat juta nasabah aktif. "Memang perlu sosialisasi lebih gencar lagi, karena belum semua nasabah terbiasa dengan internet," katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Operasional Bank BJB Tedi Setiawan mengatakan, melalui BJB Digi pun pengguna bisa membayar pajak kendaraan dan PBB (pajak bumi dan bangunan.

Untuk pembayaran PBB, pihaknya sudah bekerjasama dengan pemerintah DKI Jakarta dan 34 kabupaten/kota di Jawa Barat, Banten, serta Batam dan Pekanbaru.

"Jadi wajib pajak di daerah-daerah itu bisa bayar PBB secara online melalui aplikasi BJB Digi," katanya. Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan di channel Bank BJB seperti teller, ATM, dan EDC.

"Ada kelebihannya, yaitu tidak ada pungutan biaya administrasi," katanya. Menurut dia, pembayarannya cukup mudah karena wajib pajak hanya memberikan informasi nomor objek pajak yang tercantum pada setiap SPPT Wajib Pajak.

Dia menambahkan, pada 2018, jumlah dana penerimaan PBB-P2 di Jawa Barat dan Banten yang melalui Bank BJB mencapai Rp3,584 triliun dengan jumlah transaksi sebanyak 9,891 juta.

"Sepanjang Juli kemarin penerimaan PBB-P2 di Jawa Barat dan Banten melalui BJB mencapai Rp2,114 triliun, atau tumbuh 78,4% year on year," katanya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More