Rabu 14 Agustus 2019, 13:32 WIB

Tiongkok Sebut Aksi Demonstran Hong Kong Mirip Teroris

Basuki Eka Purnama | Internasional
Tiongkok Sebut Aksi Demonstran Hong Kong Mirip Teroris

AFP/Anthony WALLACE
Seorang pria Tiongkok yang dipukuli pada demonstran dibawa paramedis meninggalkan Bandara Hong Kong

 

Tiongkok, Rabu (14/8), mengecam aksi demonstran prodemokrasi di bandara Hong Kong dan menyebutnya mirip aksi terorisme setelah dua warga Tiongkok dipukuli.

Demonstran memblokade dua terminal di Hong Kong pada Selasa (13/8) dalam peningkatan terbaru dalam krisis politik yang telah terjadi selama 10 pekan di kota tersebut.

Sekelompok kecil demonstran menangkap, mengikat, dan memukuli seorang pria yang mengenakan rompi wartawan--kemudian dipastikan sebagai wartawan Global Times, surat kabar milik pemerintah Tiongkok--serta seorang warga Shenzhen.

"Kami mengecam keras aksi mirip teroris itu," tegas Xu Luting, juru bicara Unit Urusan Hong Kong dan Makau Kementerian Dalam Negeri Tiongkok sembari menyebut dua pria korban pemukulan itu sebagai patriot.

Baca juga: Tiongkok Tolak Kapal Perang AS Dekati Hong Kong

Pria yang disebut Xu sebagai warga Shenzhen sempat ditahan selama dua jam sebelum akhirnya dilarikan menggunakan ambulans.

"Aksi para demonstran itu merusak citra internasional Hong Kong dan melukai perasaan sejumlah warga Tiongkok daratan," ujar Xu yang menegaskan kejahatan kekerasan harus dihukum sesuai undang-undang yang berlaku.

"Kami mendukung penuh kepolisian dan kejaksaan Hong Kong untuk menegakan hukum dan mengadili para kriminal itu sesegera mungkin," imbuhnya. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More