Rabu 14 Agustus 2019, 09:20 WIB

Kolaborasi Total di Dubai Expo 2020

Akmal Fauzi | Ekonomi
Kolaborasi Total di Dubai Expo 2020

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

 

PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan seluruh kementerian/ lembaga untuk berkolaborasi dalam ajang Dubai Expo 2020 guna meningkatkan citra positif di mata dunia.

“Saya minta agar semua pameran, semua expo di luar negeri untuk marketing perdagangan, investasi, dan pariwisata betul-betul terintegrasi, terkonsolidasi antara pemerintah dan swasta sehingga bisa beriringan,” kata Presiden saat membuka rapat terbatas bertopik persiapan Dubai
Expo 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Dalam arahannya di hadapan para menteri, Presiden menyebut tiap kementerian atau lembaga memiliki anggaran untuk pameran. Jika anggaran tiap kementerian untuk pameran itu digabung, jumlahnya akan besar.

“Semuanya sudah memiliki anggaran pameran, kan? Ini belum termasuk BUMN. Anggarannya tersebar. Kalau dikumpulkan, meski kelihatan
kecil, tapi ada di 18 kementerian,” jelas Jokowi.

Ia juga menekankan, partisipasi Indonesia dalam expo tersebut juga harus dapat dimanfaatkan sebagai sarana mempromosikan perdagangan, pariwisata, dan investasi ke kancah internasional sehingga akan memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian.

“Kita ingin membangun sebuah image, persepsi. Jangan sampai kita jalan sendiri-sendiri. Kalau setiap kementerian berjalan sendiri-sendiri, jadinya pameran hanya bisa satu stan atau dua stan,” kata Jokowi.

Dia berpesan Indonesia harus dapat menampilkan kesan yang baik dalam Dubai Expo 2020 untuk menarik mitra kerja sama.

“Saya ingin mengingatkan bahwa dalam penyelenggaraan expo, kita harus berubah. Persiapan harus matang, harus detail. Desain venue, lokasi, dan paviliun betul-betul harus menampilkan wajah Indonesia sebagai sebuah negara besar,” tegas Presiden.

Tampil futuristik

Seusai mengikuti rapar terbatas itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan paviliun Indonesia di Dubai Expo 2020 akan menampilkan konsep futuristik serta menampilkan keberagaman Indonesia.

“Dalam mengikuti expo ini, kita ikut harus baik, harus representatif, memberikan citra yang baik. Ada beberapa arahan dari Presiden dan Wakil Presiden, beri gambaran Indonesia masa kini dan mendatang, harus futuristik, tapi tetap tampilkan budaya, tetap sesuai visi Indoensia Maju,” kata Enggartiasto.

Dia menjelaskan World Dubai Expo 2020 akan diselenggarakan di lahan seluas 438 hektare dengan target pengunjung di atas 25 juta orang dan berlangsung selama enam bulan, yakni 20 Oktober 2020 hingga 10 April 2021.

Dalam gelaran itu, sambung Enggartiasto, pemerintah akan menggandeng BUMN dan juga pihak swasta.

“Seperti Astra sebagai sponsor utama maka Astra juga nanti diminta untuk tampilkan berbagai contoh produksi mobilnya yang juga futuristik, nanti akan bikin mobil listrik, sedan, dan sebagainya,” jelas Mendag. (E-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More