Rabu 14 Agustus 2019, 08:44 WIB

Legislator Apresiasi Langkah Kemlu soal Unjuk Rasa di Hong Kong

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
 Legislator Apresiasi Langkah Kemlu soal Unjuk Rasa di Hong Kong

Istimewa/DPR RI
Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari

 

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI khususnya Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Hong Kong yang dikabarkan berhasil mengevakuasi 47 orang Warga Negara Indonesia (WNI) di Bandara Internasional Hong Hong yang sempat diduduki demonstran kemarin.

"Langkah cepat, sistematis dan taktis harus terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan WNI di Hong Kong apalagi dalam waktu seperti sekarang ini yang di mana demonstran mulai menyasar fasilitas publik berskala Internasional untuk itu Konjen RI di Hongkong sudah tepat mengambil langkah seperti mengevakuasi WNI yang berada di bandara," jelas Kharis dalam keterangan pers, Selasa (13/8/2019).  

Politikus Fraksi PKS tersebut menekankan bahwa keamanan dan keselamatan semua WNI menjadi tanggung jawab negara. Karena itu, Kemenlu terus memastikan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI/TKI) untuk tidak turut dalam aksi demonstrasi di Hong Kong yang bisa membahayakan keselamatan mereka.

"Kita mempunya sikap politik bebas aktif dan tidak  mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Oleh karena itu saya mengimbau dan juga tentu pemerintah Indonesia meminta agar WNI para pekerja Indonesia yang berada di Hong Kong tetap mematuhi hukum di sana dan jangan terlibat dalam setiap aksi demonstrasi di negara lain," tegas Kharis.

Belajar dari krisis politik di berbagai negara, Kharis meminta Kemlu untuk menyiapkan segala opsi untuk menangani dan membantu WNI di Hong Kong.

"Situasi di Hongkong kalau semakin tidak terkendali, saya kira pemerintah harus menyiapkan semua opsi seperti mengevakuasi semua WNI keluar dari Hongkong jika diperlukan, namun selama WNI di Hongkong menjauhi tempat para demonstran saya kira keamanan mereka masih dalam perlindungan keamanan disana" tutup Kharis. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More