Selasa 13 Agustus 2019, 18:41 WIB

Dampak Perang Dagang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah

Atalya Puspa | Ekonomi
Dampak Perang Dagang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah

MI/Susanto
Suasana penukaran mata uang asing di salah satu gerai penukaran uang

 

NILAI tukar rupiah ditutup melemah 75 poin atau 0,53% ke angka 14.325 per dolar Amerika Serikat dibanding pada penutupan sebelumnya yang berada di angka 14.250 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengungkapkan, pelemahan rupiah tersebut didorong oleh sentimen negatif dari perekonomian global, khususnya perang dagang antara AS dan Tiongkok

"Bahkan beberapa analis memperkirakan jika perang dagang AS-Tiongkok terus meningkat, bisa menyebabkan perekonomian global jatuh kepada resesi," kata Ibrahim dalam risetnya, Selasa (13/8).

Dirinya menyatakan, pengaruh besar dari perang dagang itu bisa terjadi karena kedua negara merupakan negara dengan perekonomian terbesar di dunia dan akan merembet ke negara lainnya.

Baca juga : Rupiah Diperkirakan Stabil hingga Akhir 2019

Sejalan dengan itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 39,63 poin atau 0,63% ke level 6.210,96 dengan saham-saham sektor Industri Dasar (-2.29%) dan Konsumer (-1.26%) memimpin pelemahan.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengungkapkan pelemahan IHSG hingga penutupan perdagangan dipicu oleh aksi jual investor.

"Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sangat besar dilevel Rp1,03 Triliun dengan saham BBCA, ASII dan BBRI yang menjadi top net sell value. Aksi jual investor asing ini mengiringi pelemahan nilai tukar rupiah (-0.53%) cukup dalam kelevel Rp14.325 per dolar AS," tuturnya.

Pada perdagangan besok Lanjar memproyeksikan IHSG akan bergerak menguat terbatas bertahan diatas level 6200 meskipun dalam pergerakan yang cukup berat pada support resistance 6180-6257.

Adapun, saham-saham yang cukup menarik secara teknikal antara lain TBLA, AALI, LSIP, GGRM, BBNI, PNBN, ASII, ADRO, UNTR, ERAA. (OL-7)

Baca Juga

Dok. PTPP

PTPP Catatkan Laba Bersih Rp1,2 Triliun di 2019

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 05 Juni 2020, 22:34 WIB
Pembagian dividen tunai (dividend payout ratio) sebesar 22,5% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk setara...
ANTARA/Puspa Perwitasari

Gubernur BI Bantah Tudingan Dana Haji Dipakai Perkuat Rupiah

👤Antara 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:39 WIB
Perry Warjiyo menampik soal dana haji sebesar 600 juta dolar AS yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) digunakan untuk...
Antara

Fase Kenormalan Baru Bakal Menggerus Tenaga Kerja

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:25 WIB
JELANG memasuki fase new normal atau kenormalan baru korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau yang di rumahkan resah. Mereka kawatir...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya