Selasa 13 Agustus 2019, 16:25 WIB

Desainer Yuchan Gelar Kelas Drapery Menggunakan Lurik

Galih Agus Saputra | Weekend
Desainer Yuchan Gelar Kelas Drapery Menggunakan Lurik

MI/ Galih Agus Saputra
Desainer Yuchan memberi pengarahan kepada peserta workshop soal teknik drapery.


TEKNIK drapery pada busana kini kembali tren. Teknik ini biasanya dicirikan dengan lipatan atau lipitan tidak beraturan pada busana, bisa pada atasan maupun bawahan.

Teknik drapery memang dihasilkan dengan membentuk langsung kain pada manekin. Dengan begitu tidak ada proses pecah pola dan sebab itu pula tiap busana akan menghasilkan tampilan yang berbeda.

Menyadari minat penggemar mode yang cukup tinggi pada busana drapery, desainer Yuyun Darmayanti yang akrab disapa Yuchan pun menggelar workshop (lokakarya) bagi masyarakat umum. Berkerjasama dengan Jantung Hati The Label dan Jakarta Creative Hub, kelas yang bertajuk ‘Wrapping Drapery Class’ ini menjadi semakin unik karena khusus menggunakan kain lurik.

Pada Selasa (30/7), para peserta yang hadir dipandu oleh Yuyun sendiri untuk menguasai teknik yang banyak digunakan di industri mode Jepang itu.

“Kenapa di sini saya lebih fokus atau tertarik dengan draping, sekalipun ceruk pasarnya kecil? Karena di sini kita bisa membuat baju sesuai dengan keinginan kita, yang cara pengerjaannya tidak terlalu rumit, dan bisa langsung dilihat hasilnya saat dirangkai di patung atau manekin. Selain seru, kita sejak awal sudah bisa tahu baju kita akan jadi seperti apa,” tutur Yuyun, saat ditemui di sela-sela waktunya mengajar ‘Wrapping Drapery Class’.

Sekalipun para peserta tidak mempunyai ketrampilan menjahit atau membuat pola, namun pada kesempatan ini Yuyun telah memberikan panduan secara bertahap mulai dari menentukan ukuran, pengenalan alat jahit, pengenalan bahan, membuat pola di kertas singkong maupun manekin, hingga menjahit bahan yang telah ditentukan polanya.

Jakarta Creative Hub sendiri rutin menggelar berbagai kelas keterampilan, termasuk dengan berbagai institusi luar negeri. Salah satunya adalah kelas dengan Institut Mode Osaka - Jepang. (M-1)

Baca juga: Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Tertinggi Setelah Rokok

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More