Selasa 13 Agustus 2019, 11:14 WIB

KPK Panggil Anggota DPR Terkait Kasus PUPR

KPK Panggil Anggota DPR Terkait Kasus PUPR

ANTARA/Wahyu Putro A
Fathan

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fathan sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi menerima hadiah terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun Anggaran 2016.   

"Penyidik hari ini dijadwalkan memeriksa anggota DPR RI dari Fraksi PKB Fathan sebagai saksi untuk tersangka Hong Artha John Alfred (HA)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (13/8).  

Selain Fathan, KPK juga memanggil satu saksi lainnya untuk tersangka Hong Arta, yaitu Jailani dari unsur swasta atau mantan tenaga ahli anggota DPR RI.    

Hong Arta merupakan Direktur atau Komisaris PT Sharleen Raya (JECO Group).    

Baca juga: Terpidana Suap Meikarta Diperiksa KPK

Hong Arta ditetapkan sebagai tersangka pada 2 Juli 2018 lalu. Ia merupakan tersangka ke-12 dalam kasus di Kementerian PUPR tersebut.    

Ia memberikan suap kepada Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary senilai Rp10,6 miliar dan juga memberikan suap kepada mantan anggota DPR RI 2014-2019 dari Fraksi PDIP Damayanti Wisnu Putranti sebesar Rp1 miliar.    

Dalam kasus itu, Amran telah divonis 6 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 4 bulan kurungan karena menerima Rp2,6 miliar, Rp15,525 miliar, dan S$202.816.   

Selain itu, Damayanti juga telah divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima S$278.700 dan Rp1 miliar. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More