Selasa 13 Agustus 2019, 12:30 WIB

Jubir Prabowo Angkat Bicara Soal Penumpang Gelap

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Jubir Prabowo Angkat Bicara Soal Penumpang Gelap

MI/ROMMY PUJIANTO
Dahnil Anzar Simanjuntak

 

NARASI 'penumpang gelap' yang digulirkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad terus menuai respon. Kali ini Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, angkat bicara.

Melalui akun Twitter @Dahnilanzar, Dahnil menganggap penting meluruskan isu seputar penumpang gelap tersebut.

"Saya ingin meluruskan isu liar yang memunculkan polemik belakangan ini terkait "Penumpang Gelap" yang sempat disampaikan Waketum @Gerindra @Don_dasco. Istilah penumpang gelap juga sering sy gunakan dg istilah tukang tebeng," cuit Dahnil.

Kata dia, isu itu muncul dalam konteks keprihatinan Prabowo Subianto terkait potensi konflik horisontal yang ditimbulkan setelah Pilpres lalu.

"Istilah penumpang gelap muncul oleh Waketum @Gerindra @Don_dasco terkait keprihatinan Pak @prabowo terkait potensi konflik horisontal yg bisa muncul pasca-Pilpres. Namun, ada 1 pihak, bukan kelompok,yg menganggap konflik itu hny colletral damage, dan Pak PS keberatan itu," lanjut Dahnil.

Baca juga: Dewan Pembina Ingin Gerindra Oposisi

Sikap itu, lanjut Mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah tersebut memperlihatkan sosok Prabowo yang tidak ingin mengorbankan kepentingan bangsa yang lebih besar.

"Pak @prabowo tidak memberikan ruang kepada 1 pihak Penumpang gelap yg dimaksud @Don_dasco dan melakukan langkah politik yang dalam istilah H Agus Salim langkah "Leiden is Lijden" (memimpin itu menderita), langkah politik yang mengubur ego pribadi pak PS, demi kepentingan bangsa," ungkap Dahnil sekaligus menegaskan bahwa tidak benar isu penumpang gelap itu dituduhkan terhadap kelompok, para pihak semisal relawan, tokoh Parpol atau emak-emak.

"Penumpang gelap ini adalah satu pihak yang Pak @prabowo berkeberatan dengan motivasi politik dia. Dan Pak @prabowo tdk akan pernah memberikan tempat bagi satu pihak ini mengorbankan kepentingan bangsa yanv lebih besar. Yang jelas pintu bagi pihak ini ditutup rapat untuk mewujudkan motivasinya. Dan Pak PS berdiri atas nama kepentingan bangsa yg lebih luas," pungkasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More