Selasa 13 Agustus 2019, 08:34 WIB

Wisata Berbasis Masyarakat Andalan Flores Timur

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Wisata Berbasis Masyarakat Andalan Flores Timur

MI/Alexander Taum
Salah satu prosesi upacara Samana Santa di Larantuka, yang menjadi bagian dari wisata religi cukup mendunia.

 

PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur, NTT terus melakukan pengembangan pariwisata dengan prioritas pada pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Kepala Dinas Pariwisata Flores Timur, Apolonia Korebima kepada Media Indonesia mengatakan pariwisata menjadi salah satu program prioritas di Flores Timur.

"Penekanannya pada pariwisata berbasis masyarakat. Leadingnya adalah kelompok sadar wisata. Artinya segala model pembangunan pariwisata harus menyasar dan berdampak pada masyarakat. Sehingga kami terus berupaya untuk melakukan pengembangan wisata. Penekanannya pada pariwisata berbasis masyarakat," ujar Apolonia, Selasa (13/8).

Apolonia pun menambahkan, koordinasi di semua lini merupakan upaya untuk mewujudkan konsep atau model pariwisata berbasis masyarakat tersebut.

Selain melibatkan masyarakat, anggaran pun tidak semata-mata berasal dari pemerintah. Bisa juga menggunakan dana desa atau dana swadaya masyarakat.  

Untuk mewujudkan pariwisata berbasis masyarakat ini, dinas pariwisata setempat telah melakukan berbagai kegiatan seperti workshop dan pelatihan bagi kelompok usaha pelaku pariwisata. Termasuk menggelar berbagai festival, penetapan sejumlah desa yang akan menjadi sasaran pengembangan wisata budaya dan tradisi, serta pengembangan 10 potensi wisata alam.

baca juga: 99% Karhutla di Riau Ulah Manusia

"Termasuk pengembangan sanggar seni dan rumah adat. Serta upaya lain yang diharapkan mampu memotivasi masyarakat agar berperan aktif terlibat dalam usaha pembangunan pariwisata di wilayah masing-masing," ujarnya.

Flores Timur memiliki tiga jenis wisata yang potensial yakni wisata alam, wisata budaya dan wisata religi. Untuk wisata religi dikenal adanya upacara Samana Santa yang cukup mendunia. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More