Selasa 13 Agustus 2019, 10:15 WIB

PGC Paling Banyak Langgar Aturan Kawasan Dilarang Merokok

Antara | Megapolitan
PGC Paling Banyak Langgar Aturan Kawasan Dilarang Merokok

MI/SUSANTO
Suasana keramaian pengunjung yang memenuhi toko penjualan sandal dan sepatu sekolah di Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Timur.

 

DARI 15 mal dan 13 pasar yang ada di DKI Jakarta, Pusat Grosir Cililitan (PGC) di Jakarta Timur menjadi pusat pembelanjaan terparah pelanggar Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok.    

"Yang paling parah (melanggar aturan) itu PGC," kata Yati dari tim Forum Warga Kita Jakarta (Fakta) usai Peluncuran Hasil Survei Kawasan Dilarang Merokok di Mal dan Pasar di Jakarta, Senin (12/8).    

Menurutnya, lokasi basement dan lantai tiga merupakan dua tempat yang dapat ditemukan banyak pedagang dan pengunjungnya bebas merokok.        

Padahal, aturan soal Kawasan Dilarang Merokok sudah banyak dipasang di beberapa titik dan lorong gedung. Namun, kesadaran pedagang dan pengunjung masih sangat kurang untuk menerapkan peraturan itu.

Baca juga: Pemprov DKI akan Bebaskan Taksi Daring

Hasil tersebut didapatkan berdasarkan survei yang dilakukan Fakta pada 17-19 Juni. Hasilnya menunjukkan masih banyak mal dan pasar di Ibu Kota yang belum bebas asap rokok.    

Sebanyak 60% mal dan 92% pasar di Jakarta masih ditemukan orang merokok di dalam gedung.    

Hasil survei itu diharapkan dapat mendorong Pemprov DKI untuk melakukan pengawasan dan penegakan aturan tentang Kawasan Dilarang Merokok di dalam mal dan pasar.        

Jakarta sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara Jakarta, Pergub Nomor 88 Tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok, dan Pergub Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan dan Penegakan Kawasan Dilarang Merokok. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More