Selasa 13 Agustus 2019, 08:40 WIB

Dewan Pembina Ingin Gerindra Oposisi

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Dewan Pembina Ingin Gerindra Oposisi

MI/ADAM DWI
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ­Rachma­wati Soekarno­putri.

 

WAKIL Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ­Rachma­wati Soekarno­putri menegaskan partainya hingga kini masih berada di luar pemerintahan atau oposisi. Belum ada keputusan yang menyatakan Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi-Amin.

“Sampai saat ini masih (oposisi). Saya sendiri sebagai anggota dewan pembina sering mengatakan kita sebaiknya di luar sistem karena kita akan memperbaiki sistem,” ucap Rachmawati di sela silaturahim dan dialog tokoh bangsa dan tokoh agama yang digelar Kemenhan dan Forum Rekat Anak Bangsa, di Jakarta, kemarin.

Putri Proklamator RI Soekarno itu mengatakan sejak awal Gerindra sudah memosisikan diri sebagai antitesis sistem yang ada sekarang. “Sikap tersebut diametral dengan UUD 1945. Hingga kini Gerindra belum memutuskan sikap untuk merapat ke koalisi pemerintah. Belum, belum,” tegas adik kandung Megawati Soekarnoputri itu.   

Ia menjelaskan, memutuskan sikap politik bukanlah hal mudah. Untuk itu, Ge­rindra masih terus mengkaji secara komprehensif berbagai aspek apabila merapat ke pemerintah.

“Mengambil satu sikap politik itu enggak gampang. Harus dibahas, harus dipikirkan secara komprehensif, baik manfaat maupun mudaratnya. Jadi, enggak gampang katakan kita mau merapat atau tidak. Kita lihat ke depan,” tuturnya.

Wakil Ketua Umum ­Ge­rindra Fadli Zon mengata­kan Prabowo Subianto akan mendengarkan masukan DPD Gerindra dalam rapat kerja nasional (rakernas) partai tersebut pada September mendatang. “Saya kira pasti akan mendengarkan masuk­an dari kader di dae­rah dalam rakernas.”

Dia mengatakan, dalam rakernas tersebut akan disampaikan masukan dari kader di daerah dan pimpinan partai mengenai sikap politik ke depan.

Namun, menurut Fadli, rakernas tidak membahas apakah Gerindra masuk ke koalisi pemerintahan atau di luar pemerintahan. “Ini konsolidasi internal pasca-pemilu.”  (Gol/Ant/P-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More